Indeks
Hukum  

Tiba di Pelabuhan Ketapang, Pemudik dari Bali Diarahkan Rapid Test

Tiba di Pelabuhan Ketapang, Pemudik dari Bali Diarahkan Rapid Test
Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Fani Rakhim dan anggota saat melakukan pemeriksaan, di pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi (F: Aras Sugiarto)

Banyuwangi, Memox.co.id – Satlantas Polresta Banyuwangi mulai memberlakukan penyekatan pemudik yang memasuki pulau Jawa, melalui pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi.

Bahkan pihak kepolisian melakukan pemeriksaan rapid tes antigen/genose kepada setiap pemudik yang keluar dari kapal Fery.

Rata-rata warga yang berdatangan ini asal Kabupaten Banyuwangi yang mengadu nasib di Denpasar, Bali. Mereka mengaku pulang lebih awal untuk menghindari larangan mudik lebaran oleh pemerintah, yang diberlakukan sejak tanggal 6-17 Mei 2021.

Anehnya lagi, dari sekian banyak pemudik yang datang, mengaku tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19, dari hasil Rapid test antigen/genose, bahkan mereka bisa lolos dari petugas penyeberangan Gilimanuk, Bali.

Bagi warga yang kedapatan tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19, oleh anggota Satlantas Polresta Banyuwangi tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan, petugas meminta warga untuk rapid test antigen/genose terlebih dahulu di sekitar pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan, Polresta Banyuwangi sudah mulai melakukan penyekatan untuk pelaku perjalanan dari Bali ke Jawa Timur dengan pemeriksaan rapid test antigen/genose.

“Dengan pemeriksaan ini, kita pastikan pelaku perjalanan dari Bali ke Jawa Timur melalui pelabuhan penyeberangan Ketapang Banyuwangi ini dalam keadaan sehat. Bebas Covid-19,” kata Fani kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Kompol Fani menjelaskan, penerapan sanksi putar balik terhadap masyarakat yang nekat mudik akan diberlakukan efektif pada 6 -17 Mei 2021. Kendati demikian, pihaknya telah melakukan persiapan dengan mendirikan pos penyekatan diperbatasan-perbatasan Kabupaten Banyuwangi.

“Untuk saat ini kami masih melakukan antisipasi dan imbauan sebagaimana tindak lanjut operasi keselamatan Semeru,” pungkasnya. (ras/mzm)

Exit mobile version