Indeks

Tekan Angka Stunting, Bupati Sanusi Target 4 Persen per-Semester

Kunjungan Bupati Malang kepada anak penderita stunting di Gondanglegi (memo x/rul)

Malang, Memoxco.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam mengentas angka stunting semakin diseriusi dengan menargetkan penurunan 2 persen jumlah penderita stunting perbulannya.

Kepada khalayak ramai orang nomor satu di Kabupaten Malang itu akan segera melakukan rakor untuk bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB) bersama dengan Dinkes Kabupaten Malang.

“Kalau dari data kampus, angka stunting ndi Kabupaten Malang masih dipresentase 11,4 persen. Jadi persemester harus 2-4 persen,” tutur Sanusi pada Senin kemarin (29/3/2021).

Sedangkan berdasarkan data terakhir, jumlah anak yang mengalami stunting di Kabupaten Malang mencapai 2.869 jiwa.

Disinggung terkait penyebab stunting, Sanusi membeberkan antara lain seperti gizi yang buruk, serta ada pembawaan dari lahir, atau dari orang tuanya. “Kalau indikatornya banyak, kami analisa dulu, baru diadakan tindakan secara diagnosa,” ujarnya.

Selain menggandeng pihak universitas serta dinas kesehatan, Sanusi menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan melakukan edukasi terhadap orang tua anak-anak yang mengalami stunting tersebut agar nantinya dapat memberikan makanan yang cukup serta bergizi.

Nantinya juga akan ditambahkan pendampingan kepada anak stunting dengan formasi satu pendamping mengawasi dua anak.

Sanusi berharap, masalah stunting ini nantinya bisa segera teratasi serta anak-anak di Kabupaten Malang bisa memiliki tumbuh kembang yang baik. “Harapannya jelas bisa sampai habis, tidak usah ada stunting lagi di Kabupaten Malang,” tandasnya. (rul/man)

Exit mobile version