“Keinginan sendiri dalam mengembangkan potensi siswa melalui penerapan program double track menjadi tantangan bagi setiap sekolah SMA sederajat di Kabupaten Sampang,” tegasnya pada Koran Harian Memo X.
Pada penerapan program double track, Ali mengaku ada beberapa sekolah yang dinilai cukup bagus dan lebih mapan. Yakni meliputi, SMA 1 Torjun, SMA 3 Sampang dan SMA Ketapang setempat.
Disebutkan jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Sampang dalam naungan Provinsi Jawa Timur mencapai 164 lembaga.
“Rinciannya, ada 10 SMA Negeri, 7 SMK Negeri, SMA swasta sekitar 68, SMK swasta sekitar 72 lembaga, dan 2 SLB di lingkungan pendidikan Kabupaten Sampang,” ucapnya. (raf/yus/ono)
