Indeks
Berita  

Tahun 2023 Target Zero Stunting 

Tahun 2023 Target Zero Stunting
Bupati Malang Drs H Sanusi membuka acara Rembug Stunting

Malang, Memo X

                Untuk menuntaskan masalah stunting tak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah. Butuh kerja sama semua pihak, agar masalah ini segera tuntas dan menghasilkan generasi bangsa yang cerdas dan sehat.

                Terkait masalah itu, Bupati Malang, Drs H. M. Sanusi, membuka kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Malang Tahun 2022 di salah satu hotel di Malang, Rabu (07/09/2022). Sesuai jadwal yang ada rembuk stunting ini akan digelar hingga, Kamis (08/09/2022) besok.

“Rembuk stunting ini dimaksudkan untuk mengatasi persoalan stunting bersama. Pemerintah Kabupaten Malang dalam hal ini mengajak semua pihak untuk memberikan saran terbaik dalam penanganan stunting,” kata Sanusi dirilis dari Memontum.com.

Ia juga menjelaskan bahwa persoalan stunting bisa teratasi dengan pemberian gizi yang baik dan cukup. “Jadi, dari data yang ada, saat ini tinggal 6.233 anak yang mengalami stunting, dalam 8 bulan kedepan kalau dilakukan perlakuan yang benar, seperti halnya di Bantur dan Poncokusumo dapat turun habis, hingga zero stunting,” tambahnya.

Sanusi menjelaskan bahwa ada beberapa evaluasi yang dilakukan dalam penanganan stunting di Kabupaten Malang. “Tentunya yang jadi evaluasi, Pujon mengapa naik semakin tinggi, dan bagaimana bisa Bantur turun angkanya. Nantinya, yang progres penanganan stuntingnya baik, akan kita jadikan contoh bagi yang lain,” jelasnya. Bupati Malang berharap persoalan stunting di Kabupaten Malang bisa menjadi zero stunting di akhir tahun 2023. “Jika, Kabupaten Malang bisa zero stunting, maka Kabupaten Malang akan jadi formula penaganan stunting skala nasional,” terangnya.Sebagai informasi dalam kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Malang selalu Ketua TPPS, H. Didik Gatot Subroto, Plt. Kadinkes Kabupaten Malang, Mursyidah, dan lain sebagainya.

Exit mobile version