Malang, Memox.co.id – Babinsa Desa Kebobang Koramil 0818/32 Wonosari Serka Ade bersama Babinkamtibmas, kepala desa beserta seluruh elemen masyarakat Desa Kebobang terus berupaya dalam pencegahan Covid-19, salah satunya dengan mendirikan Kampung Tangguh.
Kampung Tangguh yang baru saja di bentuk oleh Kepala Desa Kebobang Mujiati di dampingi Babinsa Serka Ade, Babinkamtbmas Brigadir Aji serta semua unsur komponen masyarakat berada di RW 14 Dusun Bumi Rejo Desa Kebobang yang juga dijadikan Posko Desa Tangguh yang ada di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang, Senin (01/05/20).
Serka Ade menjelaskan sebagai Kampung Tangguh maka dalam pelaksanaanya menerapkan protokoler Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagi setiap warga yang keluar masuk kampong serta diwajibkan untuk selalu mamakai masker bila keluar rumah.
“Mari sama sama menjaga kesehatan pribadi, selalu cuci tangan pakai sabun, serta selalu jaga jarak,” imbuh Serka Ade.
Di gerbang masuk kampung, didirikan posko pengecekan yang dijaga warga setempat. Setiap tamu atau pendatang yang masuk diukur suhu tubuhnya, wajib mencuci tangan dan mengisi identitas daftar tamu.
Aparat setempat akan mengantarkan ke rumah yang dituju, Bagi tamu atau pendatang tanpa identitas mereke tetap akan menjalankan prosedur protokol kesehatan yang sama. Namun, mereka diarahkan untuk putar-balik dan kembali tidak bisa datang ke alamat yang dituju.
“Di harapkan semua warga bisa mematuhi aturan dalam protokol kesehatan guna mencegah peyebaran virus Corona ini.” pesan Kades Kebobang Mujiati.
Dengan di bentuk nya Kampung Tangguh di Desa kebobang akan menjadi salah satu contoh kampung yang akan melaksanakan protokol kesehatan PSBB secara mandiri oleh warga secara bergotong-royong agar terbebas dari peyebaran Covid-19. (fik)






