Aba Idi, panggilan akrab Bupati Sampang, berharap dukungan dari para ulama untuk bersama memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Sampang.
“Dukungan para ulama sangat penting untuk bersama memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang bahaya narkoba agar tidak merusak anak cucu,” lanjutnya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menyampaikan, radikalisme, aliran ekstrim dan terorisme menjadi ancaman bangsa. Serta upaya memberantas dan mencegahnya membutuhkan peran kiai untuk membantu aparat mendeteksi orang yang terlibat aliran membahayakan.
“Bantu memberikan informasi kepada kami, agar deteksi dini dapat dilakukan. Sehingga tidak sampai meluas, dan radikalisme sungguh sangat berbahaya dan menjadi ancaman bangsa,” tegasnya.
Pria kelahiran daerah Bangkalan, Madura itu, mengaku sangat penting menjaga persatuan sebagai implementasi dari nilai-nilai Pancasila. Yakni menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, persatuan dan keadilan, Pancasila merupakan perekat bangsa dan negara yang berhasil menyatukan beribu suku etnis di Indonesia.
“Kami ingin sinergi dengan para kiai terus terjalin baik, pendekatan dan komunikasi yang intens diharapkan generasi bangsa dapat diselamatkan dari hal-hal negatif yang menjerumuskan mereka,” imbuhnya.






