Malang, MEMOX.CO.ID – Pengadaan untuk lahan parkir di Kawasan Kayutangan Heritage telah mencapai proses apprasial atau kesepakatan. Pemilik lahan bekas Bank Mandiri Syariah Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Klojen telah menyetujui nilai ganti rugi yang akan diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sebesar Rp 25,3 miliar.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan jika apprasial awal menghasilkan perkiraan nilai terendah Rp 23,3 miliar dan harga tertinggi Rp 26,7 miliar. Di awal saat musyawarah si pemilik lahan meminta Rp 29 miliar.
Pengadaan lahan parkir di Kawasan Kayutangan ini diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat Kota Malang. Tentu dalam rangka menyediakan lahan parkir serta memberikan pelayanan parkir bagi masyarakat Kota Malang.
“Alhamdulillah kami sudah melakukan yang namanya perikatan. Perikatan ini kami lakukan karena pembayarannya nanti di tahun 2025, menggunakan APBD 2025. Jadi sekarang masih belum ada uangnya,”ujarnya.
Pria yang kerap disapa jaya mengatakan Pemkot Malang saat ini telah memiliki izin untuk pembagunan awal lahan parkir tersebut. Pasalnya letak lahan tersebut berlokasi di dekat jembatan penyebrangan orang (JPO) Jalan Basuki Rahmat.
“Mulai pembangunan nanti sesuai di timeline awal, insyaallah nanti pada awal Desember 2024 kami lakukan seleksi konsultan DED. Kemudian kemungkinan tender untuk mencari penyedia atau nanti bisa lewat e-katalog itu sekitar bulan Februari atau awal Maret 2025, dan itu langsung pelaksanaan,”tandasnya.
Selain itu, Jaya mengungkapkan bahwa bagunan tersebut bukan termasuk cagar budaya, tetapi kawasannya merupakan cagar budaya. Selanjutnya dalam menyusun DED pihaknya akan melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Ikatan Arsitektur Indonesia cabang Malang.
“Kami juga meminta nanti di penyusunan DED, fasad depan bangunan itu dipertahankan. Di sana ada bangunan yang dibangun tahun 1970 an. Karena itu juga diindikasikan sebagai bangunan cagar budaya, kami tetap pertahankan fasadnya,”terangnya.
Lebih lanjut, dirinya menyebutkan jika lahan parkir yang dibangun di Kawasan tersebut dapat menampung sekitar 760 roda dua dan 123 roda empat. Nantinya, parkiran teesem akan terkiike parkiran yang ada di Jalan Majapahit, bekas perkantoran DLH.(fat).






