Selama Nataru Pemkot Malang Lakukan Pengawasan Terhadap Kelancaran Distribusi

Ft: Pendistribusian Sembako Di Kota Malang.(MemoX/fat)
Ft: Pendistribusian Sembako Di Kota Malang.(MemoX/fat)

Malang, MEMOX.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok tetap terjaga selama momen Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Dengan memperketat pengawasan di jalur-jalur distribusi pangan, Pemkot akan mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga bahan pangan.

Pj Walikota Kota Malang, Iwan Kurniawan menyampaikan pentingnya pengawasan terhadap jalur-jalur distribusi untuk bahan pangan. Itu agar tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan harga terhadap komoditas selama Nataru.

“Jangan sampai momen Nataru, kami hanya berfokus untuk mengatur lalu lintas. Kami lakukan pengawasan distribusi pasokan untuk sembako ataupun pertanian agar tidak terblokir. Tidak bisa lewat titik A, titik B, akhirnya terlambat dan tidak lancar distribusinya dan akhirnya berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan bahan pokok,”ujarnya.

Pihaknya menghimbau agar rekayasa terhadap pengaturan lalu lintas tidak menghambat pendistribusian bahan pokok dari luar Kota Malang pada saat moment Nataru. Terlebih meningkatkannya aktivitas pergerakan masyarakat untuk berpariwisata selama Nataru.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Malang dalam pengawasan di jalur-jalur distribusi pangan. Dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pokok pentingnya melakukan pengawasan di beberapa titik.

“Ada beberapa titik-titik yang menjadi pengaruh terhadap mungkin distribusi barang, namun pada kesempatan ini terkait dengan penyampaian distribusi barang itu didukung oleh kebijakan pemerintah. Diantaranya khusus untuk komoditi sembako itu masih diperbolehkan,”pungkasnya.

Ia mengungkapkan selama Nataru bagi kendaraan besar atau truk truk besar akan dibatasi masuk ke Kota Malang, kecuali pengendara besar yang memuat sembako.”2 hari menjelang dan 2 hari setelah natal itu tidak diperbolehkan ada pergerakan kendaraan besar, kecuali mengangkut sembakao. Ini bagian dari mendukung kelancaran distribusi barang,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Dishub akan melakukan pemantauan terkait distribusi barang serta untuk memperlancar arus lalu lintas. Yakni dengan mendirikan beberapa pos layanan dan pos pantauan selama Nataru.

“Diantaranya pos tersebut berada
di Gereja Katedral Jalan Besar Ijen, Exit Tol Madyopuro, Jembatan Universitas Brawijaya Jalan Soekarno-Hatta, gedung Malang Creative Center (MCC), dan kawasan Dinoyo,”Imbuhnya.(fat)