Sebelum Direlokasi, Pedagang Stadion Kanjuruhan Curhat ke Kapolres Malang

CURHAT: Kapolres Malang AKBP Kholis saat bersama para pedagang yang ada di Stadion Kanjuruhan

“Kami memahami betapa pentingnya kontribusi dari pedagang dan pelaku usaha dalam menciptakan kehidupan ekonomi yang berkelanjutan di sekitar Stadion Kanjuruhan. Kami menyadari bahwa relokasi kios menjadi isu sensitif bagi mereka, terutama karena telah berlangsung selama bertahun-tahun,” kata AKBP Putu saat ditemui usai kegiatan, Kepanjen, Jumat (4/8).

Kapolres menambahkan, dalam mendukung pedagang selama proses relokasi, kepolisian akan melakukan berbagai langkah untuk menciptakan keamanan. Pihaknya akan meningkatkan patroli di sekitar kawasan yang terkena dampak, mengoptimalkan pengawasan CCTV, serta memberikan pendampingan selama proses relokasi.

Pertemuan ini menjadi momen penting bagi para pedagang dan pelaku usaha untuk menyampaikan harapan, kekhawatiran, dan usulan mengenai relokasi kios mereka. Kapolres Malang memastikan bahwa aspirasi yang telah disampaikan akan diteruskan kepada pihak terkait untuk dipertimbangkan dalam proses perencanaan relokasi.

“Harapannya melalui kegiatan “Jumat Curhat” ini dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pihak kepolisian dan masyarakat, terutama para pedagang yang tengah menghadapi tantangan dalam perubahan lingkungan dan ekonomi di sekitar Stadion Kanjuruhan,” ungkapnya.

Di akhir acara, suasana kekeluargaan terlihat dari senyum dan salam hangat yang saling ditukar antara Kapolres Malang, para pedagang, dan pelaku usaha. Seluruh pihak berharap agar langkah-langkah yang diambil selama proses relokasi dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan ekonomi dan keamanan di kawasan tersebut. (*)