Indeks

Satu Arah Hanya Akhir Pekan

Kawasan Kayutangan Heritage

Usulan Baru Kawasan Kayutangan Malang

MEMOX.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mempertimbangkan pemberlakuan satu arah di sekitar Kayutangan hanya pada akhir pekan, yaitu Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Sekretaris Dishub Kota Malang, Slamet Santosa mengatakan pihaknya sudah sosialisasi di Kelurahan Kidul Dalem, Kelurahan Oro-oro Dowo, dan Kelurahan Kauman. Menurutnya, warga di tiga kelurahan tersebut tidak menolak pemberlakuan satu arah.

“Warga hanya menyarankan agar uji coba satu arah dilakukan pada Jumat sampai Minggu. Jadi lalu lintas pada Senin sampai Kamis seperti biasa,” ujar, kemarin. Forum Lalu Lintas telah rapat koordinasi dengan Satlantas Polresta Malang Kota, Organda Kota Malang, dan perwakilan sopir angkot.

Pertemuan tersebut untuk membahas semua aspek terkait rencana pemberlakuan satu arah. Dishub akan mengkaji bersama akademisi terkait usulan dari masyarakat tersebut. Dishub butuh data hasil analisis terkait rencana uji coba satu arah pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.

“Kami sangat terbuka dengan masukan masyarakat,” ungkapnya. Slamet mengakui sopir angkot tidak ingin ada benturan jalur saat pemberlakuan satu arah.

“Pernah ada kajian pada tahun 2019. Kalau jalurnya dari utara ke selatan, hanya dua jalur angkot yang gesekan. Kalau sekarang diperkirakan delapan jalur yang gesekan. Kami juga akan mengkaji ini,” paparnya.

Slamet mengatakan kemungkinan ada perubahan arah saat pemberlakuan satu arah nanti. “Kami dan instansi lain akan mempersiapkan kebutuhan lapangan untuk pelaksanaan uji coba satu arah,” terangnya.

Satlantas Polresta Malang Kota menyarankan Dishub sosialisai lebih luas kepada masyarakat. Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ari Galang mengatakan masyarakat perlu tahu secara baik terkait rencana kebijakan satu arah tersebut. “Jika masyarakat sudah mengetahui, kami bisa mantapkan sarana dan prasarana. Tanpa hal itu, bisa berbahaya.”

“Bila masyarakat sudah tahu, serta sarana dan prasarana oke, bisa uji coba. Kami juga bisa maksimal,” ujar Ari.Menurutnya, Dampak dari uji coba satu arah tersebut sangat penting untuk diketahui agar ada evaluasi yang lebih baik.

“Sehingga mantap untuk mengevaluasi apakah situasinya perlu diperbaiki atau bagaimana,” imbuhnya. Ari mengungkapkan perlu pengurangan lampu lalu lintas agar lalu lintas satu arah bisa lancar. Jadi, tidak ada kendaraan yang berhenti di persimpangan.

“Kami ingin satu arah ini banyak manfaatnya. Makannya kami juga melihat dari sisi kepentingan masyarakat,” ungkapnya. Wakil Ketua III DPRD Kota Malang, Rimzah juga menyarankan Pemkot gencar sosialisasi yang lebih luas. (*fik/red)

Exit mobile version