Sosialisasi Etika Tertib Berlalu Lintas Bersama Sopir Truk Tebu PG Krebet Baru Bululawang
Malang,Memox.co.id-Menindaklanjuti laporan masyarakat sehubungan banyaknya truk tebu yang melintas diwilayah hukum Polres Malang yang membayakan pengendara lainnya.
Satlantas Polres Malang gelar sosialisasi etika tertib berlalu lintas dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar lantas, Bertempat diruang rapat PG Krebet Baru,
Senin (13/07/2020).
Puluhan pengemudi truk tebu termasuk pemilik kendaraan angkutan dibekali etika tertib berlalu lintas dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar lantas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan
Dalam kegiatan ini Satlantas Polres Malang bekerjasama dengan management PG(Pabrik Gula) Krebet Baru Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Tujuan kegiatan sosialisasi ini agar para pengemudi truk lebih mengedepankan keselamatan berlalu lintas demi kenyamanan masyarakat pengendara lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Tanaman PG Krebet Baru Suryadi, Kabag Tebang dan angkutan Kholis dengan narasumber KBO Satlantas Iptu Sunarko Kanit Turjawali Satlantas Ipda Ahmad Taufik S, S.H dan Ipda Yulistiana Kanit Dikyasa.
Termasuk perwakilan Koperasi Karyawan / KUD, perwakilan Sopir truk tebu PG Krebet Baru, perwakilan Angkutan Umum Gadang – Bululawang staff Karyawan Management PG Krebet Baru dan perwakilan Scurity PG Krebet Baru.
Kepada Memox.co.id Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana Suci Listyowati S.I.K mengatakan, dilaksanakan sosoalisasi ini agar para sopir angkutan tebu memahami akan pentingnya tertib dalam berlalu lintas.
Kami juga mengimbau seluruh truk bermuatan tebu dikasih terpal untuk menghindari laka lantas. Rencanakan Rabu 15 Juli 2020 akan dilaksanakan petutupan sementara proses giling dan diharapkan kendaraan truk tetap dirumah.
Apabila di placement parkir tidak cukup diharapkan penataan kendaraan yang rapi pada satu sisi jalan dan tidak memakan bahu jalan,” ujarnya.
Dijelaskan juga olehnya, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya koordinasi untuk mencari solusi permasalahan terkait permasalahn kemacetan yang terjadi. Serta edukasi dan pemahaman kepada para sopir truk tebu dan sopir angkutan umum, etika tertib berlalu lintas untuk lebih tertib dalam berlalu lintas dan menjaga toleransi dalam berkendara,” terangnya.(fik)
