Hukum  

Satlantas Polres Malang Gelar Rapat Kemacetan Buka Giling Pabrik Gula 

Malang, Memox.co.id -Menyingkapi keluhan masyarakat  banyaknya  truk pengangkut tebu yang parkir dijalan raya sehingga mengakibatkan kemacetan.Satlantas Polres Malang gelar rapat  penanganan kemacetan efek buka giling PG,Kamis pagi  (20/06/19).

Rapat penanganan kemacetan efek buka giling PG dipimpin langsung Kasat lantas Polres Malang AKP WilliamThamrin Simatupang SIK dihadiri  Kasi Tanam/tebang dan Angkutan PT.Rajawali Krebet Baru Suryadi dan Atmari Kasi Tanam/tebang dan Angkutan PT.Keboagung serta Kholis dari Dinas SDA (Sumber Daya Alam)

Dalam rapat tersebut Kasat Lantas AKP Wiliam Thamrin Simatupang S.I.K didampingi KBO Lantas Iptu Edy Purnoma dan Ps Kanit Dikyasa Polres Malang Aiptu Mashuri.

Ada beberapa poin penting dari pertemuan tersebut seperti yang dikatakan Kasat Lantas Polres Malang AKP WilliamThamrin Simatupang SIK ,”Rapat ini digelar untuk mengurangi komplain masyarakat.

“Dengan akan diterapkan  lokasi parkir antrian tebu khususnya dari luar Kota.Sehingga antrian tebu tidak menggunakan dan memenuhi jalan raya,”ujarnya.

Kasat juga menambahkan, “Kami akan  segera melaksanakan pertemuan dengan para sopir truck tebu .Sekaligus juga sosialisasi kepada sopir truk tebu apabila ada kemacetan berkepanjangan ,langkah langkah apa yang yang harus diambil, “terangnya.


FOTO BERSAMA :Kasat Lantas AKP Wiliam Thamrin Simatupang S.I.K bersama pihak dari PT.Rajawali Krebet Baru ,PT.Keboagung serta pihak SDA Kabupaten Malang.

Hasilnya lainnya dalam rapat tersebut mencari solusi kemacetan jika terjadi kerusakan mesin pabrik.Kalau terjadi kemacetan segera koordinasi dengan Polsek dan Polres terdekat

Sedangkan untuk  truck gandeng bisa dioperasikan d pada jam jam arus lalin dalam kondisi  sepi serta pembatasan keluar-masuknya truck tebu pada jam padat termasuk  kendaraan.

Poin lainnya dari hasil rapat  tersebut disepakati adanya penanganan atas kemacetan efek dari buka giling pabrik tebu di wilayah hukum Polres Malang.

Pemanfaatan zona waktu penggilingan sehingga tidak menimbulkan kemacetan serta penambahan kantong parkir truck 4. PG Krebet yg datang truck tiap hari 1.500 truck.

Termasuk lahan parkir yang tersedia 2200 truk.Karena truk yang datang bersamaan pada jam 17.00 s/ d 20.00 sehingga jalan  sepanjang Gondang legi sampai Krebet jadi macet.

PG Kebon Agung untuk yang tiap hari datang sebagai berikut :

  • Untuk Cold diesel sehari 2000 truck
  • Untuk Gandengan 140 truck
  • Untuk Fuso 100 truck.

Rencananya Jumat dan Minggu depan akan dilakukan sosialisai di kedua tempat tersebut .Dengan sasaran para pengemudi dan petani tebu  parkir swadaya ( khusus di krebet)  di PG Kebun  Agung dan PG Rajawali. (fik)