Indeks

Satgas Pangan Monitor Supplier, Pastikan Distribusi BPNT Lancar

Satgas Pangan Monitor Supplier, Pastikan Distribusi BPNT Lancar
Kasi Intel Kejari lakukan monitoring. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Satgas pangan Bondowoso melakukan monitoring terhgadap 6 supplier penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Untuk memastikan ketersediaan beras di masing-masing supplier.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Bondowoso, Zaiful Bahri, monitoring dilakukan karena pada bulan ramadan kebutuhan akan beras meningkat. Sedangkan rencana pendistribusian BPNT dijadwalkan sebelum lebaran.

“Oleh karena itu pihaknya ingin memastikan konsistensi distributor dalam memenuhi kebutuhan beras yang akan didistribusikan dalam program BPNT,” kata Bahri, sapaannya.

Kebutuhan beras, lanjutnya, menjelang lebaran pasti meningkat. Oleh karena itu, Satgas Pangan ingin memastikan, seluruh supplier sudah menyiapkan beras sebelum pendistribusian beras dilakukan.

Ditambahkan, hasil dari monitoring seluruh distributor beras sanggup memasok beras kepada penerima bantuan walaupun permintaan beras cukup tinggi menjelang lebaran.

Jumlah penerima BPNT untuk periode Maret dan April 2021 menurun. Pada Februari 2021 tercatat penerima BPNT sekitar 106-ribuan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sekarang menurun 77,51 persen dari jumlah sebelumnya.

“Penyebabnya identitas kependudukan. Seperti NIK tidak online, nama di KTP bukan nama yang bersangkutan. Kemudian pecah KK tidak dilaporkan ke desa, sehingga DTKS tak valid,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso, Sucipto, SH, MH mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk mencegah agar tidak terjadi penyimpangan dalam penyaluran beras BPNT.

“Saya hanya melihat kualitas berasnya seperti apa. Apakah sudah memenuhi syarat mutu, hasilnya dicek Labfor. Hasil dari monitoring, kualitas berasnya memenuhi syarat,” kata Jaksa kelahiran Pamekasan Madura ini.

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada komplain dari masyarakat. Kalau penerima bantuan tidak puas, boleh komplain.

“Kalau ada komplain, saya minta pada supplier kualitas berasnya harus diperhatikan,” tandasnya. (sam/mzm)

Exit mobile version