Indeks

Santri Ponpes Riyadlus Sholihien Salat Gaib untuk 53 Prajurit KRI Nanggala-402

Santri Ponpes Riyadlus Sholihien Salat Gaib untuk 53 Prajurit KRI Nanggala-402
Pelaksanaan Salat Gaib untuk 53 Prajurit Gugur KRI Nanggala-402 di Masjid Ponpes Riyadlus Sholihien.

Jember, Memox.co.id – Sebanyak 75 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlus Sholihien di Jalan Melati V Gebang Tengah, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, menggelar ibadah Salat Gaib untuk 53 prajurit Gugur KRI Nanggala-402.

Ibadah Salat Fardhu Kifayah Salat Gaib itu dilakukan, setelah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan kapal ini tenggelam (subsunk).

“Ibadah Salat Gaib ini kami lakukan, sebagai bentuk keprihatinan kami. Dengan gugurnya 53 orang prajurit Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang mengalami kecelakaan saat latihan perang di sekitar kawasan laut Bali,” kata Pengasuh Ponpes Riyadlus Sholihien, KH. Madini Farouq saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (26/4/2021) siang.

Pria yang akrab dipanggil Gus Mamak itu mengatakan, untuk kegiatan Salat Gaib ini, tidak kemudian buru-buru dilakukan. “Kami mendengar kabar jika Rabu 21 April 2021 kemarin kecelakaannya, kemudian sampai Jumat dan Sabtu dini hari ditunggu kabarnya,” kata Gus Mamak.

Kemudian setelah dipastikan bahwa posisi oksigen habis dan tidak ditemukan posisi kapal selam nahas itu. Sebelumnya santri dan warga sekitar sempat melakukan doa bersama.

“Tapi kemudian dikabarkan menemukan serpihan dan kapal selam terbagi jadi 3 bagian. Ditambah pernyataan panglima TNI jika para prajurit itu gugur. Kita melaksanakan kegiatan Salat Gaib ini,” katanya.

“Untuk giat Salat Gaib ini, juga karena imbauan dari Menteri Agama RI, juga tidak hanya diikuti Santri, tapi juga warta sekitar pondok. Yang ikut salat kurang lebih 75 orang,” sambungnya. (ark/tog/mzm)

Exit mobile version