Samsat Talangagung Jemput Wajib Pajak dengan Layanan Samling di Desa Talok

74
0
TURUN : PDPP KB Samsat Talangagung Malang Selatan Fatkurozi saat memantau langsung layanan Samling di Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang

Kepekaan Samsat Talangagung Terhadap Animo Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

Malang, Memox.co.id – Kepekaan KB Samsat Talangagung terhadap amino masyarakat wajib pajak kendaraan bermotor diwujudkan dengan mengoperasikan layanan Samling (Samsat Keliling) pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) di Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang, Kamis (17/06/2021).

Samling merupakan layanan pengesahan STNK setiap tahun, pembayaran PKB dan SWDKLLJ di dalam kendaraan, dengan metode jemput bola atau mendatangi pemilik kendaraan sebagai wajib pajak.

Untuk mendapatkan layanan ini, wajib pajak kendaraan bermotor cukup membawa KTP, STNK asli, serta bukti pelunasan PKB dan SWDKLL (SKPD telah divalidasi) tahun terakhir.

Keberadaan mobil Samling Samsat Talangagung dioperasikan setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 08:00-12:00 WIB tepatnya di Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Berkat kepekaan KB Samsat Talangagung membaca besarnya animo masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotornya.

Kepada Memox.co.id Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) KB Samsat Talangagung Malang Selatan Fatkurozi menjelaskan, tujuan dari Samling ini untuk mempermudah masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan satu tahunnya. Sehingga masyarakat dapat terbantu dan tidak perlu lagi ke Samsat induk untuk membayar pajak kendaraan bermotornya.

Hal yang senada diungkapkan Kasat Lantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah, S.I.K. Keberadaan Samling di Desa Talok Kecamatan Turen sangatlah membantu para wajib pajak kendaraan bermotor baik R2 (Roda Dua) maupun R4 (Roda Empat). Terutama yang tinggal di wilayah Malang Selatan.

“Tidak hanya itu, petugas di layanan Samling juga tetap menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan). Bilamana ada wajib pajak kendaraan yang tidak memakai masker, maka langsung ditegur untuk memakai masker,” terang mantan Kanit Regident Polres Gresik ini. (fik)