Giat Sosial Jelang Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025
MEMOX.CO.ID – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 sekaligus momentum Hari Donor Darah Sedunia 2025, Polresta Malang Kota kembali menggelar aksi sosial kemanusiaan.
Melalui Sie Dokkes Polresta Malang Kota berkolaborasi dengan PMI dan PDDI Kota Malang gelar Donor Darah Bersama di Gedung Sanika Satyawada, Mapolresta Malang Kota, pada hari Sabtu (14/06).
Sebanyak 107 peserta terdaftar terdiri dari 90 anggota Polri dari berbagai Satuan Fungsi, termasuk para Polwan dan PNS, serta 17 warga masyarakat umum.
Setelah melalui tahapan pemeriksaan tekanan darah dan skrining hemoglobin, sebanyak 73 peserta dinyatakan layak dan berhasil mendonorkan darah.
Sementara itu, 34 peserta lainnya belum dapat mendonorkan darah karena mengalami kondisi medis seperti hipertensi, polisitemia, atau anemia.
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin saat monitoring proses dan mengatakan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial anggota Polri terhadap sesama.
Selain memperingati Hari Bhayangkara, kolaborasi kemanusiaan ini juga menjadi bentuk partisipasi Polri mendukung Hari Donor Darah Sedunia dengan tema “Berikan Darah, Berikan Harapan, Bersama Kita Menyelamatkan Nyawa.”
“Sebagai bentuk syukur dan refleksi dimomen Hari Bhayangkara ke-79, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan untuk mendukung ketersediaan stok darah. Mengingat setetes darah yang kita sumbangkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar AKBP Oskar. (Sabtu, 15/06)
Dengan berdonor darah, tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi bisa berdampak positif bagi kesehatan pendonor, sebab bisa membantu regenerasi sel darah merah dan menjaga kesehatan jantung.
Sementara, Kasi Dokkes Polresta Malang Kota drg. Akhmadi Prabowo, menjelaskan rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan standar kesehatan dan protokol medis yang ketat.
Peserta terlebih dahulu diperiksa tekanan darahnya, lalu skrining hemoglobin sebelum pengambilan darah oleh tim medis dari PMI Kota Malang.
“Kami pastikan pengambilan darah sesuai prosedur, mula dari pemeriksaan awal, hingga pengambilan darah, sebab ini demi keamanan Kesehatan bagi pendonor, sekaligus untuk mendapatkan kualitas darah yang disumbangkan,” terang drg. Akhmadi
Perlu kita ketahui bahwa, tidak semua orang bisa penjadi pendonor darah, beberapa persyaratan harus dipenuhi seperti berat badan minimal 45 kg, tensi darah normal, kadar hemoglobin (HB) cukup, serta tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu atau menderita penyakit menular.
Dengan pelaksanaan donor darah ini, Polresta Malang Kota berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan menyumbangkan darah secara rutin.
Kepedulian terhadap sesama menjadi bagian dari semangat Transformasi Polri Presisi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan sosial seperti ini. Donor darah bukan hanya tentang memberikan darah, tetapi tentang memberi harapan dan kesempatan hidup bagi orang lain,” pungkas AKBP Oskar.(*)
