Hukum  

Rapat Virtual Bersama Pangdam V/Brw, Bahas Evaluasi Program Kerja dan Anggaran 2022

VIRTUAL: Rapat secara virtual bersama Pangdam V/Brw Mayjen TNI Nurchahyanto diikuti Danrem 083/Bdj Kolonel Inf M. Imam Gogor A. A. bersama staf.

Malang, Memox.co.id – Pangdam V/Brw Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc pimpin rapat evaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran Kodam V/Brw Tahun 2022 melalui vidcon, Jum’at (23/12/2022).

Rapat secara virtual tersebut juga diikuti Danrem 083/Bdj Kolonel Inf M. Imam Gogor A. A. bersama staf, para Dansat Jajaran serta Dan/Ka Bapras Korem 083/Bdj yang bertempat di ruang data Makorem 083/Bdj Jl. Bromo No 17 Kota Malang.

Dalam arahannya Pangdam V/Brw Mayjen TNI Nurchahyanto mengatakan, rapat evaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran Kodam V/Brw  Tahun 2022 bertujuan untuk mengetahui sejauh mana satuan jajaran Kodam V/Brw melaksanakan program kerja dan anggaran sesuai dengan yang telah ditetapkan, sehingga pada akhir tahun program anggaran dapat tercapai daya serap sesuai dengan harapan.

Rapat evaluasi ini sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana kinerja serta hasil yang telah dicapai pada TA. 2022 ini, koreksi terhadap kegiatan yang belum sesuai agar segera diperbaiki guna menghindari temuan pada program kerja di tahun 2023

“Inventarisir dan sampaikan hambatan dan kendala yang dihadapi agar dapat dirumuskan langkah-langkah pemecahan masalah dalam upaya meningkatkan kinerja dengan mempertahankan pelaksanaan penggunaan anggaran belanja negara yang teratur, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc  juga berpamitan dan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Satker jajaran Kodam V/Brw dalam pelaksanaan tugasnya.

Di akhir pengarahannya Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc menyampaikan penekanan antara lain, “Jadilah patriot prajurit TNI profesional, modern, dan tangguh. Program prioritas menuju TNI yang patriot. Sumber daya manusia yang unggul. Kesiapan operasional,” tegasnya. (fik/pen)