Rakor Jelang Pilkades Serentak Probolinggo, Prokes Jadi Perhatian

Rakor Jelang Pilkades Serentak Probolinggo, Prokes Jadi Perhatian
Rakor persiapan pemungutan dan penghitungan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo, Kamis (22/4/2021).

Probolinggo, Memox.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama dengan Polres Probolinggo dan Kodim 0820 Probolinggo menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan pemungutan dan penghitungan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo, Kamis (22/4/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo ini diikuti oleh sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Polisi Pamog Praja (Satpol PP) serta Forkopimka (Camat, Kapolsek dan Danramil) yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo.

Juga, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, Wakapolres Probolinggo, Kompol Nur Halim serta Pasi Ops Kodim 0820 Probolinggo, Kapten Inf. Muhammad Yusuf.

Wakapolres Probolinggo Kompol Nur Halim mengungkapkan, Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi agar tindakan yang dilakukan di lapangan sama dan tidak bingung. Pengamanan ini tidak penting jika pelaksanaan Pilkades berlangsung aman. Karena yang menjadi masalah itu kalau tidak aman.

“Oleh karena itu mohon Camat bersama Forkopimka untuk menekankan kepada panitia sikap netral betul-betul ditegakkan,” jelasnya.

Sementara Kabag Ops Polres Probolinggo, Kompol Heri Susanto menyampaikan di Kabupaten Probolinggo ada 19 kecamatan yang desanya ikut Pilkades dan masuk dalam wilayah hukum Polres Probolinggo. “Sementara 2 kecamatan masuk wilayah hukum Polres Probolinggo Kota yang ikut melaksanakan Pilkades,” ujarnya.

Menurut Heri Susanto, pola pengamanan Pilkades saat ini melakukan sambang desa dari personil Babinsa, Babhinkantibmas dan Kepala Desa. Hasil sambang desa sampai saat ini situasi masih aman. “Pola pengamanan yang disepakati adalah 1 TPS adalah 1 Polri, 1 TNI, 2 Linmas, apabila TPS rawan maka 5 Linmas,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pasi Ops Kodim 0820 Probolinggo Kapten Inf. Muhammad Yusuf. Menurutnya, pelaksanaan Pilkades diikuti oleh 62 desa di 21 kecamatan dengan 490 TPS dan untuk personil Babinsa 552 orang.

“Rencana tanggal 30 April 2021 sudah melakukan inset ke TPS di desa. Permasalahan yang akan timbul antara lain money politik, serangan fajar serta kemungkinan pemilih tidak datang ke TPS,” tegasnya.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, Pilkades serentak tahap 1 ini merupakan pondasi untuk pelaksanaan tahap 2 yang akan datang yang lebih banyak jumlah peserta.

Sedangkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto mengharapkan agar Protokol kesehatan harus diterapkan dengan baik dan jangan sampai adanya kerumunan masyarakat saat berlangsungnya pemungutan suara Pilkades. (geo/mzm)