Indeks

Puluhan Ribu Penerima Bantuan Iuran Daerah di Kabupaten Malang Ternyata Meninggal Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Malang, Wahyu Hidayat. (foto:ist)

MEMOX.CO.ID – Fakta baru didapati dari peserta penerima bantuan iuran daerah (PBID) untuk program BPJS Kesehatan di Kabupaten Malang. Pasalnya, puluhan ribu dari 679.721 penerima PBID diketahui telah meninggal dunia.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang meminta BPJS kembalikan selisih anggaran yang telah dibayarkan.

“Setelah dilakukannya penonaktifan PBID dan pemutakhiran data, didapati sejumlah puluhan ribu penerima diantaranya telah meninggal dunia,” ucap Sekertaris Daerah (Sekda) Pemkab Malang, Wahyu Hidayat belum lama ini.

Wahyu Hidayat mengaku, sebelumnya sebanyak lebih dari 679 ribu PBID merupakan tersisip sejumlah penerima dari kalangan pengguna BPJS bersifat mandiri, penerima meninggal dunia dan mereka yang tidak tergolong warga miskin. Sehingga, hal tersebut yang mengharuskan Pemkab Malang menyortir data tersebut untuk dilakukan pemutakhiran.

Dikatakan Wahyu, penonaktifan PBID itu dilakukan mulai 1 Agustus sampai dengan 1 September 2023. Sebab, penonaktifan tersebut harus mengikuti sistem BPJS. Dari proses pemutakhiran hingga saat ini, ditemukan sebanyak 10 ribu hingga 15 ribu penerima PBID yang telah meninggal dunia.

Namun, angka tersebut belum dapat dipastikan. Sebab proses pemutakhiran masih terus berjalan sampai dengan saat ini.

“Ini yang jadi beban anggaran dan harus sortir ulang. Jika tidak, maka beban anggaran akan terus bertambah dan menjadi permasalahan lagi,” ungkap Wahyu.

Exit mobile version