Indeks

PPKM Darurat Berdampak Pada Penjualan Hewan Kurban, Sehari Pedagang Hanya Bisa Jual 3 Ekor Kambing

PPKM Darurat Berdampak Pada Penjualan Hewan Kurban, Sehari Pedagang Hanya Bisa Jual 3 Ekor Kambing
Petugas Sidak hewan yang akan dikurbankan. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – PPKM Darurat juga berdampak pada pedagang qurban kambing. Biasanya, H-5 Hari Raya Idul Adha sudah puluhan bahkan ratusan kambing sudah terjual. Walaupun harganya lebih mahal dibanding dengan hari-hari biasanya.

Ahmad, warga Desa Jebung Kidul Kecamatan Tlogosari, pedagang kambing mengatakan, dalam sehari hanya bisa terjual 3 ekor kambing. Padahal tahun sebelumnya, bisa mencapai puluhan ekor kambing terjual tiap hari menjelang lebaran.

“Ini dampak dari PPKM Darurat. Pedagang kambing yang biasayanya panen sekarang tidak lagi. Mungkin orang atau lembaga enggan mau berkurban,” kata Ahmad kepada Memo X kemarin.

Dikatakan, biasanya menjelang idul adha sejumlah lembaga, baik swasta maupun negeri membeli hewan qurban. Kemudian dagaingnya diberikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.

Lembaga-lembaga tersebut, lanjutnya, termasuk lembaga pendidikan, sekarang tidak ada yang membeli hewan qurban, baik kambing maupun sapi. Yang membeli hanya perseorangan saja, belinyapun juga hanya seekor. Akibatnya, Ahmad tidak bisa merayakan Hari Raya Qurban tahun ini dengan meriah.

Apalagi ada imbauan dari Pemerintah agar tidak menggelar sholat ied untuk menghindari kluster baru penyebaran Virus Corona. “Apalagi, harga hewan qurban normal seperti hari biasa. Yang pada lazimnya, momen Hari Raya Idul Adha adalah panen tahunan bagi pedagang sapi dan kambing,” keluh Ahmad.

Biasanya, kata Ahmad, kenaikan harga kambing dan sapi antara 20 hingga 40% dari hari-hari biasa. Kini, akibat Covid 19 yang ditandatai dengan PPKM Darurat, tidak bisa mengais rejeki lebih banyak lagi. (sam/mzm)

Exit mobile version