Situbondo Memox.co.id – Pelatihan Barista dan Fokus Group Discussion (FGD) bagi disabilitas yang diselenggarakan mitra kunci, bekerjasama dengan Stasiun Kopi Kang Dodik dan Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDIS) ini dilakukan untuk penguatan kapasitas disabilitas tentang kopi dan menciptakan peluang usaha bagi disabilitas, Kamis (24/6/2021).
Ketua PPDIS Luluk Ariyantiny menjelaskan, pelatihan pengenalan kopi, mengolah dan meracik untuk menghasilkan kopi seduh yang nikmat sekelas caffe dan bercitrarasa tinggi kepada disabilitas ini, dilaksanakan agar kaum disabilitas mampu mendirikan usaha warung kopi seduh secara mandiri.
“Pelatihan ini diikuti oleh teman tuli yang tergabung dalam Persatuan Tuli Situbondo (PETIS), Kelompok Disabilitas Desa (KDD) Olean, Balung dan Kendit sebanyak 16 orang,” jelas Luluk Ariyantiny.
Pelatihan yang berlangsung di Kedai Kopi Kang Dodik, di eks Stasiun Kereta Situbondo ini, kata Luluk, dipandu langsung oleh Dodik dan Gofur barista dari Kabupaten Bondowoso. “Dalam pelatihan ini disediakan Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.
Lebih lanjut, Luluk menjelaskan, hampir semua peserta ingin terus belatih hingga mahir cara menyeduh dan mensajikan kopi secara baik. Mereka juga berkeinginan menjadi pensaji kopi hingga membuka usaha kedai kopi sendiri.
“Dengan pelatihan ini diharapkan nantinya mereka bisa lebih mendalami berbagai jenis kopi dan cara mensajikannya. Setelah mahir dalam mensajikan minuman kopi, mereka juga siap bekerja di café-cafe yang ada di Situbondo, bahkan mereka bercita-cita bisa membuka café sendiri. Oleh karena itu, PPDIS dan Kang Dodik sepakat akan menjembatani mereka membuat produk kopi khas Situbondo dan mereka bisa mewujudkan memiliki usaha sendiri,” pungkas Luluk. (her/mzm)






