Indeks

Polresta Malang Menggelar Simulasi Kesigapan Personil Jelang Pilkada 2024

Polresta Malang Menggelar Simulasi Kesigapan Personil Jelang Pilkada 2024
SIMULASI: Polresta Malang Kota bersama personil gabungan saat menggelar simulasi kesigapan pengamanan Pilkada Kota Malang 2024. (foto:ist)

MEMOX.CO.ID – Polresta Malang Kota menggelar simulasi kesigapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2024 di Jl Bundaran Tugu depan Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (12/06/2024)

Simulasi pengamanan Pilkada 2024 ini melibatkan 500 personel dari berbagai unsur, termasuk Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, Dishub Kota Malang, Satpol PP Kota Malang.

Termasuk Brimob Batalyon B Satbrimob Polda Jatim, Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Linmas, relawan ambulans, dan Dinkes yang standby di beberapa rumah sakit beserta dokter gawat darurat serta komunitas masyarakat.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan mengatakan Simulasi Sispamkota berjalan sesuai prosedur tahapan pemilu.

“Simulasi ini merupakan langkah untuk memastikan bahwa sistem pengamanan kota atau Sispamkota berjalan sesuai prosedur,” ungkapnya.

“Kami (Forkopimda dan undangan) telah menyaksikan bagaimana kami mengamankan Kota Malang dari adanya, gangguan kecil hingga adanya huru-hara atau kejadian-kejadian yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Buher juga mengungkapkan bahwa telah dilakukan pemetaan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerawanan selama Pilkada 2024 di Kota Malang.

Tim Pengamaman Pilkada Kota Malang berupa antisipasi dan mencegah adanya perusakan kantor KPU dan Bawaslu, serta objek-objek vital lainnya seperti ATM dan pertokoan, harus dipersiapkan secara matang.

Dalam simulasi Sispamkota ini, kami menunjukkan kesiapan pengamanan dan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Kota Malang, seperti di wilayah Dau, Pakisaji, dan Singosari,” tambahnya.

Penyekatan akan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, dan Lanal Kota Malang yang siap diterjunkan dalam pengamanan Pilkada pada November.

Lebih lanjut, BuHer menerangkan bahwa Polresta Malang Kota telah mendapatkan hibah anggaran sebesar Rp 5,7 miliar dari Pemkot Malang untuk pengamanan Pilkada.

“Anggaran tersebut disiapkan untuk tahun 2024 ini. Dan di tahun 2025, Pemkot Malang juga sudah menganggarkan sekitar Rp 1,8 miliar untuk menjaga ketertiban dan keamanan apabila terjadi pemungutan suara ulang atau hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riana saat apel Konsolidasi menyatakan bahwa simulasi ini menunjukkan kesiapan semua pihak, Khususnya Polresta Malang Kota dalam menghadapi Pilkada.

“Kita sudah siap, semoga simulasi ini menjadi cerminan pada hari H, Membangun komunikasi sosial dan publik memang tidak mudah, namun kerjasama antara Pemkot, TNI, kepolisian, dan seluruh stakeholder sangat penting untuk menjaga Kota Malang aman, kondusif, dan terkendali,” ujar I Made. (*/fik)

apan Personil, Pilkada 2024,

Exit mobile version