Polresta Malang Kota Musnahkan 44 Kilogram Lebih Ganja dengan Mobil Incinerator

Polresta Malang Kota Musnahkan 44 Kilogram Lebih Ganja dengan Mobil Incinerator
UNGKAP Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi bersama Forkopimda saat memperlihatkan hasil ungkap kasus narkoba sebelum dimusnahkan. (foto:it)

MEMOX.CO.ID– Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto bersama Forkopimda dan tokoh agama Kota Malang melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba hasil ungkap kasus periode Maret, April dan Mei tahun 2024, Rabu (21/05/2024).

Adapun jumlah barang bukti hasil ungkap kasus Tindak Pidana Narkoba Satnarkoba Polresta Malang Kota periode Maret, April dan Mei 2024, sebagai berikut : Sabu : 1.506.75 gram, Ekstasi : 391 butir; Ganja kering : 44 kg 216 gram, Pil Carnophen : 19000 butir dan pil koplo 50.000 butir. Dengan 31 tersangka, termasuk kurir dan pengedar yang diantaranya pelaku merupakan jaringan sumatera dan wilayah Kota Malang.

BAKAR: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi saat memasukkan ganja yang akan dimusnahkan dengan mobil Incinerator. (foto:fik)

Di hadapan awak media, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba ini bila dihitung jumlah manusia yang telah diselamatkan sebanyak 440.799 jiwa

“Dalam pemusnahan barang bukti narkoba ini, kami bekerjasama dengan BNN Provinsi Jatim dengan hadirnya mobil Incinerator agar barang bukti narkoba yang dibakar tidak menimbulkan polusi udara,” ujarnya.

Kombes Pol Budi juga menjelaskan, keberhasilan ini tidak terlepas berkat dedikasi seluruh anggota Polresta Malang Kota khususnya di Satnarkoba yang tidak henti hentinya selalu berusaha mengungkap jaringan narkoba yang ingin masuk ke Kota Malang.

Keberhasilan Polresta Malang Kota mengungkap kasus jaringan narkoba mendapat apresiasi Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Dia mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antar instansi terkait.

“Melihat Kota Malang merupakan kota pelajar tentunya kita harus selalu bersinergi untuk menjadikan Kota Malang tetap aman dan perlu dukungan dari masyarakat,” terangnya.(fik)