Tulungagung, Memox.co.id-Capain vaksinasi booster masih akan terus dimasifkan oleh Polres Tulungagung. Kali ini menyasar kalangan siswa-siswi sebanyak 200 SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung yang berasal dari kelas XII, Selasa (06/12/2022).
Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto menyampaikan kalau pelaksanaan vaksinasi booster khususnya di SMAN 1 Kedungwaru sebagai salah satu bentuk mensukseskan capaian vaksinasi booster. Selain menjelang Natal dan Tahun Baru, sekaligus mencegah penularan virus baru agar tidak masuk ke Tulungagung.
“Karena kita ketahui bersama pandemi covid-19 terutama sekarang ada varian XBB yang masih 4 digit untuk penambahannya seluruh indonesia,” ungkap AKBP Eko.
Ia mengaku, update sementara dengan adanya varian baru ini total meninggal dunia kemarin 48 orang, termasuk juga di Jawa Timur. Sementara di Kabupaten Tulungagung penambahan kasus masih masih dua digit setiap harinya. Kendati tidak ada yang meninggal.
AKBP Eko mengimbau ke seluruh stakeholder yang ada, termasuk masyarakat untuk bersama-sama menuntaskan program vaksinasi, khususnya booster. Supaya semua terlindungi, mulai dari anak, istri dan seluruh masyarakat Tulungagung terhindar pandemi Covid-19 terutama Varian XBB.
“Saya minta tolong elemen seluruh masyarakat bekerjasama untuk sama-sama meningkatkan capaian vaksinasi booster kurang 13 persen lagi rencananya harus mencapai 40 persen untukvaksonasi booster,” paparnya.
Selain sekolah, Polres Tulungagung mengaku juga menyasar ke pemerintahan l, sektor dinas pemerintahan, kerjasama saling sinergi untuk saling meningkatkan capaian vaksinasi di seluruh elemen masyarakat.
Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, Purwantoro SPd mengungkapkan rasa terima kasih atas atensi dari Polres Tulungagung yang telah memberikan pelayanan kepada siswa-siswi.
“Awalnya akan ditempatkan dilokasi fasilitas kesehatan di luar sekolah, namun karena jumlah banyak, sehingga pihak kesehatan Polres Tulungagung yang ke sekolah door to door.
“Ya namanya virus, kita antisiapsi melalui vaksonasi booster. Sehingga siswa-siswi sehat dan menjalankan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lancar,” terangnya. (jaz/fik)
