Malang, Memox.co.id – Polres Malang bersama dengan instansi terkait melaksanakan pemantauan kondisi Sungai Penguluran Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang pasca hujan di sejumlah wilayah, Minggu (11/9/2022).
“Pasca hujan deras tampak anggota Polres Malang, Kodim 0818 dan BPBD Kabupaten Malang sudah siaga di sana, termasuk penyediaan dapur umum dan persiapan evakuasi jika memang debit air terus naik,” tegas Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Disampaikan Ferli, hasil laporan pantauan Polsek Sumbermanjing Wetan, kondisi saat ini aliran sungai Sitiarjo mengalami penurunan debit air (70 cm) dan di jalan raya selatan jembatan Sitiarjo sudah tidak ada genangan air. “Saat ini hujan sudah mulai reda, dan kendaraan sudah bisa melintas” imbuhnya.
Menurut laporan perkembangan situasi dari Kapolsek Sumbermanjing Wetan, pada pukul 15.00 WIB air sudah mulai surut. Kemudian tim relawan telah mendirikan dapur umum di Balai Desa Sitiarjo.
Selain personil TNI dan Polres Malang, lanjut Kapolsek, di lokasi tampak hadir pula Camat Sumbermanjing Wetan, Sujarwo Ady Wijayanto, dan perangkat desa.
Datang pula anggota BPBD, PMI, Tagana Kabupaten Malang, Sibat Sumbermanjing Wetan, KSB Sumbermanjing Wetan, Tim Tangguh Bencana Sitiarjo yang juga melibatkan sinergi komunikasi dengan Pemdes Sitiarjo, Pemdes Tambakrejo, Pemdes Kedungbanteng dan Pemdes Harjokuncaran.
Banjir Minggu pagi, dikarenakan hujan intensitas tinggi dan mengakibatkan aliran sungai Tegalrejo, Pancursari dan Ringinkembar, mengaliri Sungai Kedungmas Kedungbanteng dan tersambung ke Sungai Penguluran Sitiarjo.
Akses jalan menuju Sendangbiru terhambat namun sudah bisa dilalui R2 maupun R4. Wilayah Barat Pasar Sitiarjo menuju arah Gunung Tumo Dusun Krajan Kulon sempat mengalami luapan air berketinggian air 20 cm s/d 1 m dari permukaan jalan kampung. (fik)






