Kholis berharap, dengan dipasangnya palang pintu, mudah-mudahan bisa bermanfaat. Karena memang pemasangan ini hasil dari aspirasi masyarakat beberapa waktu lalu.
“Sudah ada dua kecelakaan di Sumberpucung dan Kepanjen. Sehingga kami kerjakan ini, kami berkolaborasi dengan jajaran Pemkab Malang untuk menyiapkan sarana dan prasarana palang pintu, rambu-rambu termasuk relawan yang menjaga perlintasan sebidang,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama Kholis menyebut, total relawan di setiap perlintasan ada dua sampai tiga orang. Mereka (relawan) akan bekerja secara bergantian. Kemudian untuk intensif, Kholis sudah bersurat kepada Pemkab Malang.
“Saat ini sedang disusun apakah mereka digaji dari anggaran daerah atau diatur oleh kecamatan maupun desa,” katanya.
Saat disinggung kenapa Polres Malang memasang palang pintu, yang mana bukan leading sektor?, Kholis menyebut saat ini ranahnya sinergi. Tidak ada lagi saling tunjuk menunjuk.
“Kita tidak perlu saling tunjuk, kita kerjakan bersama-sama. Ini semata-mata demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (nif).
