Indeks
Hukum  

Polres Malang Dapat Kunjungan Dit Binmas Polda Jatim

ARAHAN: Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bachtiar saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan.
ARAHAN: Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bachtiar saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan.

Malang, Memox.co.id – Polres Malang mendapat kunjungan Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bachtiar S.I.K., bersama rombongan yang disambut langsung oleh Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri S.I.K., Senin (19/10/2020).

Dalam kegiatan bertempat di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang tersebut, turut mendampingi Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bachtiar adalah, Kabag Analis Di Intelkam Polda Jatim AKBP Hartono dan Kasubdit Bin Polmas Polda Jatim AKBP Totok Sumariyanto S.H., M.H.

Dengan peserta jajaran anggota Sat Binmas Polresta Malang Kota dan Sat Binmas Polres Pasuruan, perwakilan tiga pilar Polres Malang dan perwakilan tiga pilar Polresta Pasuruan.

FOTO BERSAMA: Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal bersama dengan Wakpolres Malang Kompol Toni Kasmiri dan peserta kegiatan.

Dir Binmas Polda Jatim Kombes Pol Dr. R.S. Terr Pratiknyo dalam arahannya yang disampaikan Wadir Binmas Polda Jatim AKBP Kamal Bachtiar meyampaikan agar tiga pilar TNI Polri dan pemerintah lebih meningkatkan koordinasi jelang Pilkada Kabupaten Malang,

“Jaga kekompakan tiga pilar. Saya lihat tiga pilar di Malang ini kompak sekali, parameternya adalah terus berjalannya pendisiplinan yang terus dilaksanakan oleh tiga pilar,” akunya.

Lanjutnya, di masa pandemi upaya mendisiplinkan masyarakat untuk tertib protokol kesehatan harus terus digencarkan. “Tiga pilar inilah yang benar-benar berperan dalam penanganan pandemi ini, dan semoga pandemi ini segera teratasi serta vaksin dapat segera siap untuk didistribusikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Dalam pelaksanaan Pilkada serentak, TNI-Polri sudah benar benar diberikan arahan untuk tetap netral, jangan pernah terlibat dalam Politik Praktis, apapun iming imingnya, karena inilah awal kehancuran sinergitas tiga pilar disamping juga penyebab masalah baru dalam pelaksanaan Pilkada serentak,” terangnya. (fik)

Exit mobile version