Probolinggo,Memox.co.id-Polres Probolinggo Kota tangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)yang menggunakan bom ikan atau bondet. Kejadian itu dilakukan pelaku di tempat parkir RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, Senin (12/09/2022)
Setelah gagal mencuri dan sempat kabur, satu dari dua pelaku curanmor tersebut berhasil dibekuk Satreskrim Polres Probolinggo Kota dengan pelakunya, Pria berinisial M (33)warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Senin (12/9/2022) malam. Ia tidak bisa berkutik saat polisi berhasil melakukan penyergapan.
“Pelaku pelemparan bondet ini kami tangkap di rumah saudaranya, sekarang kami tahan di Mapolres Probolinggo Kota,” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, melalui Kasat Reskrim AKP Jamal.
Lebih jauh, AKP Jamal mengatakan, penangkapan terhadap M berawal dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukan oleh anggota Satreskrim Polres Probolinggo Kota bekerjasama dengan anggota Satreskrim Polres Pasuruan Kota dan tim Jatanras Polda Jatim.
“Setelah ditangkap dan dilakukan interogasi ternyata tersangka M mengakui jika sebelumnya telah beraksi di sebanyak 20 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan rincian 15 TKP di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dan 5 di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota,”tandasnya.
Saat ditangkap, lanjut Kasatreskrim, kondisi M cukup memprihatinkan. Lantaran tangannya sedang dibalut dengan perban putih dan masih tertancap selang infus. Hal itu dikarenakan tiga jari tangannya putus akibat terkena ledakan bondet yang dibawanya sendiri ketika berhasil kabur dari kejaran warga yang memergoki aksinya di RSUD Tongas beberapa hari yang lalu.
“Kemudian seorang pelaku ini kita gelandang ke Mapolres Probolinggo Kota, untuk selanjutnya kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,”ucap Jamal.
Diketahui, aksi pencurian motor disertai pelemparan bondet terjadi di halaman parkir RSUD Tongas, pada Sabtu (10/9/2022) pukul 11.30 WIB. Karena ketahuan petugas keamanan RSUD, pelaku lantas hendak kabur melarikan diri.
Saat ingin melarikan diri, pelaku sempat terjatuh . Karena terdesak salah seorang pelaku yang menaiki motor curian turun, dan kemudian melemparkan bondet ke arah petugas keamanan rumah sakit.
Akibat kejadian tersebut seorang kepala keamanan bernama Wahyudi (38) dan sopir mobil dinas Direktur RSUD Tongas, Zaki (26) mengalami luka-luka dan telah menjalani perawatan.(hud).






