Trenggalek, Memox.co.id – Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Trenggalek Jawa Timur kembali bakal mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Kedatangannya untuk memperkuat bukti laporan terkait dugaan kasus korupsi proyek pembangunan Instalasi Gizi dan Loundry RSUD dr. Soedomo.
Sebelumnya, Senin (17/10/2022), Ketua LPKPK Trenggalek Rudi Santoso sudah datang ke kantor lembaga anti rasuah di Jl. Kuningan Jakarta Selatan untuk mengetahui perkembangan surat aduan yang sebelumnya telah dikirim Juli 2022 lalu. Sekaligus melakukan klarifikasi soal surat panggilan yang berlogo KPK RI yang kabarnya ditujukan kepada dua anggota dewan Trenggalek.
“Akan saya kawal terus soal laporan saya ini sampai mendapat kepastian. Pasalnya pada saat kami datang kemarin petugas KPK memastikan surat aduan saya itu diterima dan sudah di telaah. Artinya perkembangan kasus tersebut, saya mewakili LPKPK Trenggalek dan sebagai pelapor wajib tahu bagaimana perkembangan atas kinerja para petugas KPK RI menangani masalah ini,” ungkapnya.
Selain itu, adanya simpang siurnya soal surat panggilan yang diduga palsu, adanya pemberitaan media yang tayang, tiba tiba dihapus, hal ini membuat para pelapor berasumsi ada ketidakberesan serta kejanggalan dalam penangananya.
“Yang pasti agenda kedatangan kami pekan depan itu, untuk memperkuat bukti bukti hasil temuan kami di lapangan yang berkas laporanya sudah diterima KPK tersebut. Pasalnya secara pribadi saat mendengar keterangan dari petugas saat itu, saya menangkap ada hal yang perlu kami perkuat lagi,” pungkasnya. (fal/ono)






