MEMOX.CO.ID – Polresta Malang Kota menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus doa bersama dengan puluhan pengemudi ojek online (ojol), Jumat Sore (28/8/2026).
Dirangkai dengan doa bersama buat alm. Affan Kurniawan pengemudi ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat terjadi kericuhan demonstrasi di kawasan Pejompongan/Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025 lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahman Polresta Malang Kota tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus mendoakan kelancaran tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Malang.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.25 hingga 16.40 WIB itu diikuti sekitar 100 peserta. Selain jajaran Polresta Malang Kota dan Bhayangkari, hadir 50 perwakilan komunitas driver ojol serta 27 anak yatim dari Panti Asuhan Al Fatih.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang, anggota Polresta Malang Kota, serta Pengasuh Pondok Pesantren Darul Faqih Malang, Dr. KH. Faris Khoirul Anam yang memberikan tausiah.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, dilanjutkan sambutan Kapolresta Malang Kota, pembacaan Surat Yasin dan sholawat, tausiah, doa bersama, serta santunan kepada anak yatim dan pemberian bingkisan kepada para driver ojol.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Danang mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai sarana meningkatkan keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh doa yang dipanjatkan bersama menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperoleh kemudahan, kesehatan, kekuatan, petunjuk dan kelancaran dalam menjalankan tugas maupun aktivitas masing-masing.
Kehadiran para driver ojol dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Malang Kota membangun komunikasi dan kemitraan dengan kelompok masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di berbagai wilayah Kota Malang.
Momentum doa bersama juga dirangkaikan dengan refleksi dan doa untuk mengenang satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap para driver ojol melalui ruang silaturahmi yang dikemas dalam suasana keagamaan.
Kapolresta Malang Kota turut meminta dukungan doa agar seluruh personel diberikan kekuatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas menjaga kamtibmas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Malang.
Dalam tausiyahnya, Dr. KH. Faris Khoirul Anam menekankan pentingnya menjadikan kehidupan dan profesi sebagai sarana untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung pada momentum bulan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk melakukan refleksi tentang tanggung jawab manusia dalam berbuat baik dan menjaga kepedulian terhadap sesama.
“Apapun profesi dan status kita, hendaknya menjadi sarana untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” kata KH Faris.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, santunan kepada 27 anak yatim, serta pemberian bingkisan kepada perwakilan driver ojol, menjadi simbol semangat kepedulian, persaudaraan, dan kolaborasi dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif.(fik/hms)






