Peringati HDI, Pertuni Kabupaten Malang Gelar Pijat Gratis

DISABILITAS:Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat memberikan sambutan di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI).

MEMOX.CO.ID – Bertempat di taman pemandian wendit, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), Kabupaten Malang menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dengan menggelar pelatihan pijat dan pijat gratis.

Acara itu digelar pada Minggu (3/12/2023) pagi dengan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, serta Kapolsek dan Danramil Kecamatan Pakis.

Didik Gatot Subroto menerangkan, acara yang digagas oleh Pertuni ini, merupakan hal yang luar biasa. Disamping memiliki kekurangan, namun masih bisa mengadakan bakti sosial.

“Yakni pijat gratis dan pelatihan pijat. Ini sungguh luar biasa. Menjadi inspirasi bagi yang sehat,” kata Didik.

Dilanjutkan Didik, bahkan kemarin mereka berkumpul dengan para donatur dan menggelar acara gerak jalan. Ini sungguh menjadi inspirasi bagi yang sehat. Maka dari itu, ia berharap semoga acara yang diselenggarakan itu bisa dinilai ibadah.

“Secara khusus kami ucapan terimakasih, karena ketelatenan, kegiatan ini bisa berlangsung,” katanya.

Kedepan, acara seperti ini harus bekerja sama dengan Dinkes juga. Selain pijat gratis yang diselenggarakan, juga diadakan pemeriksaan kesehatan. Misalnya tes kolesterol, asam urat, gula darah dan sebagainya.

Dalam kesempatan yang sama Didik menambahkan, dirinya juga meminta untuk dilakukan pencatatan kaum disabilitas. Apakah sudah terdata di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau tidak?.

“Jika belum maka segera dimasukkan,” perintahnya.

Kemudian, ia juga meminta untuk dilakukan pendataan bagi keluarga yang sudah memiliki anak. Supaya mereka (anak) bisa terbantu dibidang pendidikan.

“Karena ada beberapa program pemerintah yang bisa diberikan. Misalnya Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dan ini harus dikawal,” ujarnya.

Sementara itu, Skretaris Pelaksana kegiatan HDI, Imam Syafi’i mengatakan, dirinya berharap apa yang disampaikan Wakil Bupati Malang itu bisa direalisasikan. Di samping itu, teman-teman Tunanetra di Kabupaten Malang juga semakin banyak yang tergabung.

“Saat ini total anggota yang tercatat di kami ada 92 anggota. Artinya masih 30 persen yang bergabung dengan kami,” katanya.

Padahal, jika ada kegiatan, dirinya bisa merekomendasikan ataupun memasukkan mereka. Sebab, tanpa wadah perhimpunan, dirinya sangat susah mengkordinir satu persatu.

“Disamping keterbatasan anggaran, juga keterbatasan tenaga. Kami tidak mampu. Maka teman-teman yang belum terjaring bisa terjaring,” pungkasnya. (nif)