Percobaan Penculikan Siswa SD Resahkan Warga Baturetno Dampit

Jajaran Polsek Dampit datangi tempat kejadian perkara percobaan penculikan di Baturetno, Dampit. (foto;ist)

MEMOX.CO.ID – Aksi percobaan penculikan anak  Sekolah Dasar (SD) meresahkan warga Desa Baturetno Kecamatan Dampit Kabupaten Malang. Pelaku berkedok dengan menawarkan jasa antar pulang siswa kelas 3 SDN 2 di desa setempat. Tak hanya itu, pria yang diduga sebagai penculik itu juga mengiming-iming selembar uang Rp50 ribu sebagai uang jajan.

Informasi tersebut  tersebar dalam pesan berantai. Dalam informasi itu disebutkan bahwa siswa yang bersangkutan didatangi oleh orang tidak dikenal, dan menawarkan untuk diantar pulang sekaligus diiming-imingi uang Rp50 ribu. Namun,siswa tersebut tidak mau dan berteriak sambil melarikan diri.

Kapolsek Dampit, AKP Agung Hartawan membenarkan adanya kabar percobaan penculikan tersebut. Calon korbannya,  perempuan atas nama Nada yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SDN 2 Baturetno. Untuk itu, pihak PoLsek Dampit sudah mendatangi kediaman Nada untuk mengkonfirmasi kebenaran kejadian itu.

“Benar, kemarin sudah saya tanyakan kepada siswa yang bersangkutan. Ia memang didatangi oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor, saat pulang sekolah sekitar pukul 10.00 WIB, lalu menawarkan untuk mengantar pulang sambil mengiming-imingi uang Rp 50 ribu,” ungkap Agung ketika dihubungi Selasa(31/1/2023).

Beruntung, anak itu tidak tergiur dengan iming-iming uang tersebut. Ia justru terus berjalan pulang.

“Pada saat Nada lari, orang tidak dikenal itu masih sempat mengejarnya.  Namun, pengejarannya gagal saat Nada berbelok masuk ke dalam gang sempit,” ujarnya.

Atas peristiwa itu, Agung membuat himbauan kepada warga Kecamatan Dampit untuk waspada menjaga anak-anaknya.