Penjelasan BPBD Kab Malang Antisipasi Bencana Saat Mudik Lebaran

MEMOX.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah menyiapkan sejumlah antisipasi bencana saat mudik lebaran 2024. Mengingat Kabupaten Malang masih masuk kategori rawan bencana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menerangkan, salah satunya tetap menyiagakan pos lapangan (Poslap) yang tersebar di empat wilayah rawan bencana.

“Yakni Poslap Ngantang, Poslap Jabung, Poslap Gedangan, dan Poslap Tirtoyudo,” katanya saat dikonfirmasi Selasa (26/3/2024).

Dan di setiap pos, sudah ada personelnya yang akan siaga 24 jam secara shift. Setiap shift, diisi sekitar tiga orang yang tidak mengenal kata libur.

Kendati demikian, kesiapan BPBD Kabupaten Malang, kata Sadono, dikatakan siap. Walaupun, rapat kordinasi tentang pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 belum dibahas.

“Mudik lebaran belum dibahas bersama forkopimda, tapi kalau kami seperti biasa artinya BPBD siaga 24 jam 7 hari di hari lebaran,” katanya.

Walaupun siaga 24 jam, ia menyebut BPBD tidak bergabung dengan sejumlah pos yang akan disiapkan Polres Malang. Karena itu sangat susah penarikan personel jika ada bencana alam di wilayah tertentu.

“Alat-alat kami juga tidak tercover ke semua pos yang disiapkan Polres Malang,” katanya.

Maka dari itu, berangkat dari pengalaman itulah, BPBD sepakat akan mendirikan Pospam (Pos Pengamanan) mandiri. Namun, tidak menutup kemungkinan komunikasi dan kordiniasi terus terjalin.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Malang Kompol M Bagus menerangkan, dirinya akan bekerjasama dengan BPBD terkait kesiap siagaan tanggap bencana. Sebab hal itu merupakan kendali BPBD.

“Nanti membuat pos tanggap bencana namun ini dibawah kordiniasi BPBD. Karena ranahnya,” katanya.

Untuk diketahui, Polres Malang kabarnya akan mendirikan 10 pos yang terdiri dari delapan pos pengamanan, satu pos pelayanan, dan satu pos bergerak yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang.

“Untuk pos bergerak ini terbilang baru, fungsinga menyasar jalur-jalur rawan padat kendaraan,” katanya.

Dimungkinkan, pos-pos ini dibangun setelah ada intruksi dari Mabes Polri. Namun demikian, secara kesiapan, Polres Malang, sudah siap.

“Yang jelas, sebelum operasi ketupat semeru 2024 yang dimulai 4 April 2024, H-3-2 hari, pos-pos tersebut sudah terpasang,” pungkasnya. (nif)