Blitar, Memox.co.id – Untuk menampung warganya yang positif Covid-19 tanpa gejala, Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter). Hal ini untuk mengantisipasi warganya yang tak terurus saat isolasi mandiri (isoman). Tempat isolasi terpusat tersebut berada di RSUD Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan, nantinya tempat Isoter ini difokuskan bagi warga Kabupaten Blitar wilayah barat. Sementara untuk wilayah timur tetap di tempat isolasi LEC Garum.
“Kami berharap tidak ada warga positif Covid-19 yang terlambat penangananya saat isolasi di rumah. Jadi semua diisolasi di sini. Mulai yang tanpa gejala sampai gejala ringan. Kalau untuk gejala berat tetap dirujuk ke rumah sakit,” kata Rini Syarifah, Senin (23/8/2021).
Sementara Pelaksana harian (Plh) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Endah Woro Utami mengatakan, ada dua lantai di tempat isolasi di RSUD Srengat. Untuk kamar tidur lantai I total ada 28 tempat tidur laki-laki. Sementara di lantai II ada 36 tempat tidur perempuan.
“Nanti ada tenaga kesehatan yang ditugaskan di tempat isolasi ini. Jadi begitu ada keluhan langsung ditangani,” jelas Endah Woro Utami.
Lebih lanjut Endah Woro menjelaskan, bersama TNI dan Polri pihaknya terus melakukan tracing. Jika ditemukan warga positif tanpa gejala maka akan langsung dibawa ke tempat isolasi oleh petugas Puskesmas. “Jadi begitu ada yang positif kami bawa ke tempat isolasi ini,” pungkasnya. (fjr/mzm)
