Beranda Edukasi Pembelajaran Literasi di Masa Pandemi Covid-19

Pembelajaran Literasi di Masa Pandemi Covid-19

85
0
Hj Inda Ayuli Nurtin SI Kom S Pd alumni Universitas Dr Sutomo Surabaya Fakultas Ilmu Komunikasi selaku pendiri PKBM Rumpin Indas meraih penghargaan anugerah aksara apresiasi keaksaraan dan literasi kategori apresiasi publikasi video keaksaraan. (her)

Situbondo, Memox.co.id – Puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-55 tingkat Nasional Tahun 2020 diwarnai dengan pemberian penghargaan Anugerah Aksara Madya dari Kemendikbud RI. Puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) mengambil tema ” Pembelajaran literasi di masa pandemi covid-19. ” Momentum Perubahan Paradigma Pendidikan.

Hari Aksara Internasional 2020 akan fokus pada Tema ini menyoroti pembelajaran keaksaraan dalam perspektif pembelajaran seumur hidup, terutama di kalangan remaja dan orang dewasa. Krisis Covid-19 ini juga menjadi pengingat bahwa masih ada kesenjang an yang nyata antara kebijakan dan kenya taan. Pandemi global ini telah memukul sektor pendidikan, yang dengan jelas memperlihatkan tingkat melek huruf yang kian rendah.

Selama pandemi Covid-19, di banyak negara, program literasi tidak masuk dalam kebijakan tanggap pendidikan. Bahkan program-program literasi banyak yang ditangguhkan, atau memindahkannya secara virtual, melalui televisi dan radio. Pada Hari Aksara Internasional, UNESCO juga memberikan penghargaan kepada tokoh atau lembaga yang fokus pada upaya-upaya literasi dalam masyarakat. Tahun ini, penerima penghargaan disiarkan dalam upacara resmi Hari Aksara Internasional (HAI), 08 September 2020 yang digelar secara virtual.

Penghargaan diberikan kepada pengembangan dan penggunaan pendidikan serta penghargaan diberikan kepada mereka yang telah mengupayakan melek huruf di antara orang dewasa di daerah pedesaan dan remaja putus sekolah, terutama perempuan.

Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH meraih penghargaan Anugerah Aksara Madya tahun 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Atas kinerja dan kepedulian yang tinggi dalam percepatan penuntasan buta aksara di Kabupaten Situbondo. Kemendikbud RI seraya menitipkan harapan agar terus berkarya dan semakin memberi makna bagi bangsa dan negara.

Sementara penerima penghargaan lainnya dari Kabupaten Situbondo adalah Hj Inda Ayuli Nurtin SI Kom S Pd alumni Universitas Dr Sutomo Surabaya Fakultas Ilmu Komunikasi selaku pendiri PKBM Rumpin Indas meraih penghargaan anugerah aksara apresiasi keaksaraan dan literasi kategori apresiasi publikasi video keaksaraan.

Hj Inda Ayuli Nurtin mengatakan, pihaknya terinspirasi dari salah satu warga belajar yang memiliki kekurangan tetapi tetap semangat ingin tetap belajar. “Kami berharap prestasi ini akan memberikan suntikan semangat kepada kami agar bisa lebih baik lagi dan juga berharap akan ada program terus kesetaraan dan keaksaraan untuk membantu Pemerintah dalam memberikan pemerataan pendidikan dan meningkatkan angka partisipasi masyarakat terhadap pendidikan dan peluang usaha sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pendidikan,” pungkasnya. (her/mzm)