Iptu Aji menjelaskan, berdasarkan data yang diterima, jumlah pengiriman LPG Reguler pada bulan April 2024 mencapai 2.776.080 tabung. Sementara penambahan fakultatif kuota LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Malang pada bulan yang sama mencapai 218.960 tabung.
Menurutnya, distribusi Elpiji lancar selama dua pekan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa agen-agen juga secara rutin mendapatkan stok Elpiji sesuai dengan yang telah ditetapkan. Pengiriman dilakukan dalam jumlah besar, bisa mencapai 500 hingga 560 tabung, dan akan terus dipantau hingga sampai ke titik pengecer untuk memastikan tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga.
“Distribusi selama dua pekan terakhir berjalan lancar, artinya agen juga rutin mendapatkan stok LPG sesuai yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Iptu Aji menegaskan, dari pemantauan yang telah dilakukan, tidak ada kelangkaan stok Elpiji di pangkalan-pangkalan di wilayah Kabupaten Malang. Agen-agen penyalur Elpiji juga telah memastikan distribusi ke pangkalan tidak mengalami keterlambatan selama bulan Ramadhan hingga Lebaran.
“Stok Elpiji di wilayah Kabupaten Malang dipastikan aman selama periode menjelang Idul Fitri dan libur lebaran 2024,” ungkapnya.
Kegiatan sidak ini menjadi bukti komitmen pemerintah dan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan dan distribusi yang lancar dari Elpiji demi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang bulan puasa dan perayaan Lebaran. (*)






