Danrem 083/Bdj Sambut Kunker Pangdam V/Brw di Kodim 0820 Probolinggo
Probolinggo, Memox.co.id – Pangdam V/ Brw Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M melaksanakan Kunker (Kunjungan Kerja) ke Kodim 0820 Probolinggo dan disambut langsung oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti, Jumat (12/02/2021).
Kedatangan Pangdam V/Brw Mayjen TNI Suharyanto bersama rombongan juga disambut Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo bersama Forpimda Kabupaten Probolinggo beserta para perwira jajaran Kodim 0820 Probolinggo.
Tujuan utama Mayjen TNI Suharyanto mendatangi Kodim 0820 Probolinggo ialah untuk melihat secara langsung pelaksanaan PPKM yang kini menjadi PPKM berskala mikro. Juga sekaligus memberikan motivasi dan arahan kepada prajuritnya sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.
Dalam arahan Pangdam V/Brw Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M membicarakan terkait kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tentang PPKM jilid II yang telah berakhir pada tanggal 8 Februari 2021, dan kini menjadi PPKM berskala mikro yang bersifat lebih diperkecil dalam penanganan yakni tingkat RT-RW.
Ditegaskan olehnya, TNI sebagai garda terdepan harus dapat menjelaskan kepada masyarakat tentang Covid-19. Karena dengan memaksimalkan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya menjaga Prokes, akan berguna untuk menghambat penyebaran virus Covid-19 ini. Dirinya juga meminta kepada seluruh prajurit untuk tetep disiplin dalam menjalankan Prokes
“Perlu diketahui angka kematian lantaran Covid-19 ini di Indonesia terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bukan hanya masyarakat sipil, angka kematian yang tinggi lantaran penyakit yang menyerang organ pernapasan ini juga menimpa anggota TNI,” jelasnya.
Pada kesempatan itu juga Pangdam V/Brw Mayjen TNI Suharyanto menekankan agar jajarannya dapat turut serta mengantisipasi bersama. Dengan melaksanakan PPKM dan 5 M yang nantinya akan terealisasi 75% Work From Home (WFH) dan 25% bekerja di kantor, utamanya anggota yang sudah berusia 50 tahun keatas.
“Sehubungan dengan tentang vaksin yang penggunaanya sudah mendapat persetujuan resmi dari BPOM dan MUI. Diharapkan dengan program ini Jawa Timur menjadi daerah yang cepat terbebas dari Covid-19, rencana di wilayah Probolinggo akan dilaksanakan pada Minggu ke-4 bulan Februari ini,” ungkapnya.(fik)
