Hukum  

Pangdam V/Brw Beri Pengarahan Prajurit Yonif 527/BY Sebelum Tugas di Papua

CEK: Pangdam V/Brw saat melaksanakan pengecekan Kesiapan Satgas Yonif 527/BY sebagai Satgas Ops Satuan Organik di Papua

Pangdam V/Brw Cek Kesiapan Satgas Yonif 527/BY sebagai Satgas Ops Satuan Organik di Papua

Lumajang, Memox.co.id – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., bersama Danrem 083/Bdj Kolonel Inf M. I Gogor A. A meninjau dan cek Kesiapan Ops Satgas Yonif 527/BY Kabupaten Lumajang, Kamis (01/12/2022).

Kesiapan Satuan Yonif 527/BY yang akan melaksanakan Satgas Ops Satuan Organik di Papua ditinjau Pangdam V/Brw. Kegiatan dilanjutkan menerima paparan dari Danyonif 527/BY Letkol Inf Ragil Jaka Utama

Selesai menerima paparan, Pangdam V/Brw Mayjen TNI Nurchahyanto memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif 527/BY, sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di Papua diantaranya, Satgas Ops Satuan Organik di Papua ini merupakan kehormatan bagi Yonif 527/BY untuk melaksanakan tugas negara, Yonif 527/By terpilih oleh Negara untuk menjalankan tugas kehormatan ini.

“Untuk itu jagalah kehormatan ini jangan sampai ternodai oleh pelanggaran pelanggaran yang seharusnya tidak dilakukan. Tugas Satgas Yonif 527/BY ini adalah tugas teritorial dengan maksud untuk membantu pemerintah daerah Papua, namun tugas teritorial ini berada di daerah konflik, untuk itu kedisiplinan harus selalu diterapkan dalam setiap kegiatan kegiatan di daerah penugasan,” tegasnya.

ARAHAN: Pangdam V/Brw saat beri pengarahan Prajurit Yonif 527/BY sebelum bertugas di Papua

“Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus selalu ada unsur pengamanan, baik itu yang sifatnya program ataupun non program, jalin komunikasi dengan aparat yang ada di daerah penugasan, dan beradaptasi untuk mengetahui adat istiadat, kebiasaan warga ataupun lingkungan yang ada didaerah penugasan masing-masing pos,” ujar Pangdam.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh anggota Satgas bisa menghargai dan menyesuaikan diri dengan budaya yang di daerah Papua, karena budaya mereka tidak sama dengan budaya kita. “Jangan arogan terhadap warga di Papua. Dekati dengan persuasif sehingga hati mereka dapat direbut,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan peninjauan dan pengecekan Satgas Yonif 527/BY, Pju Kodam V/Brw, Danrem 083/Bdj, Dan/Ka Balakdam V/Brw, Kasiintel, Kasiops, Kasilog, dan Kasiter Korem 083/Bdj. (fik/pen)