Indeks
Hukum  

Museum Brawijaya Malang dapat Kunjungan Kadisjarah TNI-AD

KUNJUNGI: Kadisjarah TNI-AD Brigjend TNI Dr. Rachmat S.W. S.I.P., M.M., M.Tr (Han). didampingi Kabintaldam V Brw Kolonel Cpl M. Aryanto Bachtiar, S.T., M.M. saat melaksanakan kunjungan di museum Brawijaya Malang.
KUNJUNGI: Kadisjarah TNI-AD Brigjend TNI Dr. Rachmat S.W. S.I.P., M.M., M.Tr (Han). didampingi Kabintaldam V Brw Kolonel Cpl M. Aryanto Bachtiar, S.T., M.M. saat melaksanakan kunjungan di museum Brawijaya Malang.

Kota Malang, Memox.co.id – Kadisjarah TNI-AD, Brigjend TNI Dr. Rachmat, S.W. S.I.P., M.M., M.Tr (Han). melaksanakan kunjungan ke Museum Brawijaya Kodam V/Brawijaya Jl. Ijen Kota Malang, Senin (07/12/2020).

Dalam kegiatan kunjungan tersebut Kadisjarah TNI AD Brigjend TNI Dr. Rachmat S.W. S.I.P., M.M., M.Tr (Han)., didampingi oleh Kabintaldam V Brw Kolonel Cpl M. Aryanto Bachtiar, S.T., M.M. beserta para Kasi Bintaldam V/Brawijaya.

Kunjungan Kadisjarah TNI AD Brigjend TNI Dr. Rachmat S.W. S.I.P., M.M., M.Tr (Han). ke Museum Brawijaya Kota Malang sebagai rangkaian dalam kunjungan kerja di wilayah Jawa Timur.

Disela-sela kegiatan kunjungan tersebut Kadisjarah TNI AD, Brigjend TNI Dr. Rachmat S.W. S.I.P., M.M., M.Tr (Han). menjelaskan tentang kejayaan Nusantara pada jaman kerajaan Majapahit, Sriwijaya yang menguasai Gugusan Kepulauan Nusantara.

FOTO BERSAMA: Kadisjarah TNI-AD Brigjend TNI Dr. Rachmat bersama Kabintaldam V Brw Kolonel Cpl M. Aryanto dan para Kasi Bintaldam V/Brw foto bersama di museum Brawijaya Malang.

“Kita punya orang hebat seperti Soekarno, Hatta, M. Yamin dan lain-lain dari Kalangan sipil. Kita punya orang hebat Sudirman, Gatot Subroto, Ahmad Yani dan lain lain dari kalangan Militer,” terang Kadisjarahad Brigjen TNI Rachmat.

Dijelaskan juga olehnya, kalau ia ingin mengembalikan nilai-nilai sejarah yang selama ini mulai dilupakan. Dimana pesatnya perkembangan teknologi, hingga derasnya pengaruh budaya asing di masyarakat, membuat generasi muda cenderung lupa terhadap nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.

“Untuk itu diperlukan media dan konten yang kreatif dan inovatif agar mampu menarik generasi muda kembali mempelajari sejarah dan berkaca dari pengalaman sejarah untuk menapaki perjalanan ke depan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kabintaldam V/Brawijaya Kolonel Cpl M. Aryanto, penulisan sejarah, pemeliharaan museum, monumen, perpustakaan dan dokumen sejarah, yang kesemuanya itu merupakan aset berharga yang harus ditawarkan pada generasi muda.

“Tujuan utamanya agar para generasi muda tidak melupakan nilai-nilai sejarah, karena sejarah merupakan cermin untuk berkaca pada kehidupan dimasa lalu, untuk menjalani kehidupan dimasa sekarang dan menyiapkan kehidupan dimasa datang,” tuturnya. (fik)

Exit mobile version