Kota Malang, Memox.co.id – Pasca Aksi kerusuhan brutal yang terjadi di Jakarta selama dua hari, yakni 21-22 Mei 2019, mendapat kecaman dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang.
Kecaman tersebut langsung disampaikan oleh Ketua MUI Kota Malang KH Baidowi Muslich dirinya mengatakan mengecam keras tindakan brutal yang dilakukan oleh para perusuh yang tidak bertanggung jawab, tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan Negara Republik Indonesia.
“Akan tetapi bisa juga merusak tatanan pemerintah serta kehidupan dalam berdemokrasi yang selama ini kita jaga,” ujarnya.
KH Baidowi Muslich menegaskan, “Aksi perusuh yang dalam kenyataan ada yang memprovokasi tersebut ,telah merusak sejumlah infrastruktur Ibu Kota dan menimbulkan kerugian miliar rupiah.”
“Tidak hanya itu ,atas tindakan para perusuh masyarakat dibuat takut serta cemas .Termasuk melapari aparat TNI dan Polri dangan Batu. Tindakan yang inkonstitusional dan harus mendapatkan tindakan tegas,” tegasnya.
Himbaunya, “Seharusnya begitu Pemilu usai, seluruh elemen masyarakat maupun pihak pihak yang berkepentingan kembali bersatu dan tidak perlu melakukan aksi semacam itu.”
“Sebagai Ketua MUI Kota Malang saya dapat sampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada TNI Polri yang telah mengamankan jalannya Pemilu 2019 yang jujur, adil, transparan dan demokratis termasuk pengamanan aksi 22 Mei,” ungkapnya. (fik)
