“Salah satunya adalah kemandirian character building sehingga anak-anak bertumbuh dengan bahagia,” kata ibu 3 anak ini.
Dengan dilakukan monitoring dan evaluasi transisi Pendidikan PAUD ke Sekolah Dasar itu, ia berharap pendidikan ke depan menjadi lebih fun (red : menyenangkan).
“Anak-anak tidak menjadi tertekan. Bisa tumbuh, mencintai dan haus akan pelajaran tanpa dipaksa oleh pihak sekolah maupun orang tua,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek Agus Setiyono, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bunda PAUD Trenggalek itu.
Merasa punya tanggungjawab sebagai Perangkat Daerah pengampu, Agus sepakat dengan petuah yang disampaikan oleh Bunda PAUD Trenggalek. Masa transisi atau awal pembelajaran diharapkannya murid tidak dipaksa untuk lebih kepada pelajaran Calistung.
“Untuk mengisi masa transisi ini, upaya untuk pengenalan suasana baru, lingkungan baru, teman baru dan guru baru dapat berjalan baik. Supaya keadaan yang baru itu tidak membuat siswa jenuh, enggan atau takut. Tetapi justru terasa nyaman dan menyenangkan sehingga membuat semangat belajarnya tinggi,” tutur Agus. (mil/fik)






