Merintis Dari Modal Rp 500 Ribu, Kini Diterpa Virus Corona

Zaki berkutat dengan keterampilannya. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Dalam Pandemi Covid 19 ini, seluruh sendi perekonomian lumpuh, termasuk usaha mebeler. Salah satunya, pengrajin kayu yang berlokasi di Jl. KH. Agus Salim. Zaki Aidi (22) merintis usahanya ini sejak tahun 2018. Modal awalnya hanya Rp 500 ribu yang diperoleh dari pinjaman temannya.

Usahanya terus ditekuni hingga membuahkan hasil. “Pemesan dari hasil kerajinan kami masih seputar Bondowoso-Situbondo. Mereka memesan melalui online dan kadang langsung ke lokasi usaha kami,” kata Zaki.

Baca juga: Bisnis Tape Bondowoso Kian Memprihatinkan

Dalam menjalankan usahanya, Zaki mengaku terkendala dengan peralatan. Akibatnya, dalam meproduk keterampilannya tidak maksimal. Bahkan ketika ada pesanan yang cukup banyak, kewalahan.

Ketika mengadu ke Wabup H. Irwan Bahtiar Rahmat, disarankan mengajukan bantuan ke Diskoperindag. Namun sampai saat ini, walaupun Surat Permohonan sudah dikirim, belum ada respon.

“Kami sudah mengajukan Surat Permohonan pada Diskoperindag 3 kali sejak tahun 2019. Bahkan sudah direkomendasikan Pak Wabup pada acara Festival Melenial Muharrom, namun sampai saat ini tidak ada kabar,” ujarnya.

Dengan segala keterbatasannya, usaha Zaki terus berjalan walau terseok-seok. Apalagi dengan belum berahirnya Pandemi Covid 19, semakin menambah keterpurukannya. (hen/sam/mzm)