Mengoptimalkan Penggunaan Bahan Dapur dalam Pembuatan Handsanitizer (Aurantiseptic)

Jupriyono - Polkesma

MEMOX.CO.ID – Hand Sanitizer merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat hingga membunuh bakteri.Mengandung bahan aktif alkohol 60% untuk membersihkan atau menghilangkan kuman pada tangan yang mengandung bahan aktif irgasan DP 300 : 0,1% dan alkohol 60% (Cahyani, 2014). Pada Inovasi yang pernah dikembangkan Handsanitizer juga bisa dibuat dengan mengguinakan bahan dapur seperti Jeruk nipis (Citrus Aurantifolia), Daun Sirih (Piper betle folium) dan bahan dapur lainnya.

Pada inovasi Prototype yang pernah kami rancang yaitu produk  Aurantiseptic. Aurantiseptic Merupakan produk yang didesain dengan menggunakan Botol Spray 100 ml. Nama dari Aurantiseptic sendiri diambil dari kata “Citrus Aurantifolia” yang merupakan nama latin dari Genus Jeruk Nipis dan “ Septic” yang berarti Antiseptic. Sehingga Aurantiseptic merupakan produk yang terbuat dari ekstrak jeruk nipis dan bahan tambahan ekstrak daun sirih. Kedua bahan tersebut berkhasiat sebagai antibakterial. Kandungan manfaat jeruk nipisyang secara umum antara lain untuk meningkatkan daya tahan tubuh, obat batuk tradisional, atau campuran jamu tradisional karena kandungan vitamin C yang tinggi. Sedangkan manfaat khusus dari jeruk nipis untuk kulit antara lain meningkatkan kelembapan kulit, Meningkatkan produksi kolagen, Menyamarkan bekas luka, dan  Mencerahkan kulit, dan masih banyak lagi. Dari kandungan beragam manfaat jeruk nipis tersebut dan didukung dari daun sirih yang mengandung 4,2% minyak atrisi dimana komponen utamanya terdiri atas fenol dan senyawa turunannya seperti kavikol, cevibetol, carvacol, betehlphenol, eugenol sebagai anti bakteri dan anti jamur dapat digunakan sebagai kombinasi bahan dalam pembuatan Handsanitizer. Sehingga Aurantiseptic memiliki manfaat ganda sebagai Handsanitizer yaitu sebagai Antibakteri sekaligus menjaga menjaga kondisi jaringan kulit epidermis pada kulit. Metode yang digunakan dalam pembuatan Aurantiseptic yaitu dengan  ekstraksi dengan merebus daun sirih ( Piper betle Folium ) selama 30 menit  dengan suhu 90 derajat Celsius.Ekstraksi selama 30 menit dengan suhu 90 derajat Celcius disebut dengan Dekokta. Yang hasilnya berupa cairan Produk hasil ekstraksi dari  daun sirih yang akan dicampurkan dengan Ekstrak jeruk nipis ( Citrus Aurantifolia) dan ditambah dengan essential aromatik daun sirih. Penambahan Alkohol 70% ditambahankan pada saat ekstraksi dari campuran daun sirih dan jeruk nipis telah dingin. Penambahan Alkohol dilakukan secara diskontinyu sedikit demi sedikit.

Dengan Optimalisasi Bahan dapur sebagai pembuatan Handsanitizer dapat dijelaskan ulang bahwa betapa banyak khasiat dari kandungan bahan dapur seperti halnya Daun sirih dan Jeruk Nipis. Serta dapat dijadikan Ide Kewirausahaan pembuatan produk selain Handsanitizer dengan tetap memanfaatkan Bahan dapur lainnya yang mempunyai karakteristik dan ciri manfaat tersendiri. (*)

Oleh: Jupriyono – Polkesma