Indeks
Opini  

Memberantas Kecemasan Publik Meluas di Masyarakat

Oleh: Salsabila, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang

MEMOX.CO.ID – Dewasa ini, penyebaran informasi berlangsung masif. Mudahnya akses internet dan penggunaan media sosial menjadikan informasi mudah disebarluaskan oleh ribuan penggunanya. Dalam waktu singkat, informasi yang diunggah oleh akun anonim tanpa sumber kredibel telah diakses oleh ribuan orang di sejumlah media sosial. Kemudahanan penyebaran informasi ini dapat menjadi dua mata pisau sekaligus, bergantung pada bagaimana masyarakat memproses informasi tersebut. Tidak jarang, masyarakat langsung mempercayai sebuah informasi tanpa mencari tahu kebenarannya karena mengira apabila informasi tersebut telah disebarkan oleh sekian banyak orang maka informasi tersebut dianggap kredibel.

Informasi yang beredar melalui internet cukup beragam topiknya, seperti informasi mengenai kesehatan, kecantikan, gaya busana, merawat hewan peliharaan, perjalanan, musik dan hiburan, gaya hidup, hingga peristiwa-peristiwa terbaru yang terjadi di tengah masyarakat. Umumnya, informasi tersebut disebarkan melalui grup WhatsApp, sebuah aplikasi berkirim pesan yang digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia di berbagai kalangan, sehingga dapat diakses oleh banyak pengguna tanpa terdapatnya batasan usia. Tidak jarang informasi yang didapatkan melalui sumber anonim tersebut dipercaya oleh masyarakat dan menimbulkan kecemasan, perselisihan, dan perseteruan.

Kecemasan yang diakibatkan oleh beredarnya informasi melalui sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut telah terjadi berulang kali. Melansir dari laman resmi Kementrian Komunikasi dan Informasi, tersebar sebuah informasi melalui media sosial yang menyebut bahwa merokok dapat menjadikan luka operasi lebih cepat kering. Informasi tersebut telah melewati cek fakta dan dinyatakan sebagai hoaks. Tidak hanya itu, Media Center Temanggung juga melakukan cek fakta terhadap sebuah informasi yang beredar di media sosial mengenai informasi yang beredar di medis sosial mengenai tarif listrik resmi mengalami kenaikan pada bulan Mei 2024 dan menyatakannya sebagai hoaks. Informasi-informasi hoaks di internet tidak terhitung jumlahnya dan setiap hari diakses dengan sangat mudah oleh berbagai kalangan. Namun, tidak setiap kalangan memiliki waktu untuk mencari nilai kebenaran dari informasi yang beredar tersebut dan tidak jarang langsung mempercayainya, kemudian menyebarkannya sehingga menjadikan informasi yang tidak memiliki keabsahan sumber tersebut tersebar secara luas dan terakses oleh lebih banyak pihak.

Menjalani kehidupan di tengah mudahnya akses internet dan masifnya penyebaran informasi seharusnya menjadikan masyarakat lebih peka terhadap nilai kebenaran suatu informasi. Tidak jarang masyarakat justru dibuat resah oleh informasi yang beredar melalui jejaring media sosial, seperti Facebook dan Instagram, atau melalui grup obrolan WhatsApp sehingga menjadikan masyarakat justru bersikap waspada terhadap segala sesuatu yang belum pasti kebenarannya. Bahkan tidak hanya meresahkan, informasi hoaks yang tersebar, kemudian dipercayai oleh banyak pihak berpotensi mengakibatkan perpecahan dan perselisihan di antara masyarakat. Oleh karena itu, di tengah menjamurnya informasi hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, kepekaan menggali nilai kebenaran suatu informasi perlu ditanamkan, guna menghindari paparan hoaks sekaligus membantu menghentikan penyebarannya di media sosial.

Memperhatikan judul informasi merupakan langkah utama dari upaya menghindari diri dari paparan informasi hoaks. Beberapa oknum penyebar informasi hoaks kerap memasang judul yang menjebak dan kontroversial, guna menarik minat masyarakat untuk membaca isi informasi tersebut. Berita dan artikel yang memuat informasi palsu kerap memiliki judul yang mengejutkan, didramatisir, provokatif, dan memanfaatkan isu-isu yang tengah ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Tidak jarang pula, judul berita dan artikel tidak memiliki kesinambungan dengan isi informasi di dalamnya.

Exit mobile version