MEMOX.CO.ID – Pendidikan kualifikasi Gada Pratama menjadi salah satu peluang bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, khususnya di bidang jasa pengamanan.
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Polresta Malang Kota mendorong para peserta pelatihan agar memanfaatkan pendidikan tersebut sebagai bekal membangun kompetensi dan memperoleh kesempatan kerja secara profesional.
Pesan tersebut disampaikan Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar saat menyambangi peserta pendidikan dan pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri Kota Malang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, (Kamis, 5/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kabag Ops Kompol Rizki Julianda Putera Buna, Kabag Log Kompol Moch. Budiarto, dan Kapolsek Blimbing Kompol Enggarani Laufria.
Di hadapan peserta, AKBP Alex menjelaskan bahwa pendidikan Gada Pratama merupakan kualifikasi dasar bagi calon anggota Satpam.
Pendidikan ini tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang telah bekerja sebagai Satpam, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum atau perseorangan yang dipersiapkan untuk menekuni profesi tersebut.
“Gada Pratama merupakan pintu masuk untuk membangun kualifikasi profesi Satpam. Karena itu, masyarakat yang belum pernah bekerja sebagai Satpam tetap memiliki kesempatan mengikuti pendidikan sebagai bekal memasuki dunia kerja, sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku,” jelas AKBP Alex. (Kamis, 5/11/2026).
Ia menerangkan, kesempatan tersebut sejalan dengan tujuan Poliran dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi.
Program ini menyasar pencari kerja usia produktif, masyarakat kurang mampu, hingga mantan pengguna narkoba yang telah menjalani rehabilitasi agar memiliki kesempatan kembali produktif.
Dengan demikian, pelatihan Gada Pratama dapat menjadi salah satu jalur peningkatan kapasitas bagi masyarakat yang ingin bekerja di bidang pengamanan.
Selain mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, AKBP Alex mengingatkan bahwa profesi Satpam sebagai mitra Polri memiliki tanggung jawab penting sebagai bagian dari pengamanan swakarsa.
Peserta diharapkan memahami tindakan pengamanan awal apabila menemukan orang atau barang mencurigakan, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian.
Jika menemukan dugaan tindak pidana, Satpam dapat membantu mengamankan orang dan barang terkait serta menjaga status quo tempat kejadian perkara tanpa melampaui batas kewenangannya.
“Terus tingkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan profesionalisme. Jalin komunikasi yang baik dengan pimpinan perusahaan maupun kepolisian. Kami siap memberikan pembinaan dan pelatihan apabila diperlukan untuk meningkatkan kualitas serta kompetensi anggota Satpam,”pesan AKBP Alex dihadapan perserta Kualifikasi Gada Pratama.
Melalui pembinaan tersebut, Polresta Malang Kota berharap peserta Gada Pratama tidak hanya memperoleh bekal keterampilan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjalankan tugas pengamanan secara bertanggung jawab sebagai mitra Polri dalam menjaga kamtibmas.(fik/hms)






