Beranda Kriminalitas Mantan Pegawai Bank BRI Syariah Jadi Tersangka Investasi Bodong, Kerugian Total Rp...

Mantan Pegawai Bank BRI Syariah Jadi Tersangka Investasi Bodong, Kerugian Total Rp 1,3 Miliar

96
0
INVESTASI BODONG: Kapolres Malang AKBP Hendri saat rilis kasus penipuan investasi bodong dengan tersangka dan barang bukti.
INVESTASI BODONG: Kapolres Malang AKBP Hendri saat rilis kasus penipuan investasi bodong dengan tersangka dan barang bukti.

Malang, Memox.co.id – Polres Malang rilis kasus dugaan tindak pidana penipuan bermodus investasi bodong dengan tersangka mantan karyawan BRI Syariah Malang, berinisial MY (30) seorang wanita warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2020).

Selain tersangka, barang bukti hasil perbuatan juga diperlihatkan Polres Malang dalam press release yang dipimpin Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo S.I.K. dan Kasubag Humas Iptu Bagus Wijanarko S.H.

Dalam keterangannya Kapolres Malang AKBP Hendri mengatakan, pelaku pernah menjadi pegawai pembantu di BRI Syariah Malang pada tahun 2017, sebagai pembantu karyawan untuk mencari nasabah BRI Syariah.

“Namun setelah tidak berhubungan kerja dengan BRI Syariah, pelaku melakukan penipuan bermodus investasi bodong dengan cara mengaku sebagai karyawan BRI Syariah,” ujar Kapolres Malang.

DIAMANKAN: Mantan karyawan Bank BRI Syariah Malang saat di bawa petugas.
DIAMANKAN: Mantan karyawan Bank BRI Syariah Malang saat di bawa petugas.

Dikatakan juga oleh Kapolres Malang, modus kejahatan yang dilakukan wanita ini, para korban cukup menyimpan uang di BRI Syariah Malang melalui program Deposito Investasi. Pelaku menjanjikan keuntungan setiap bulannya sebesar Rp 200.000.

Pelaku juga menjanjikan hadiah kepada para korban berupa barang seperti payung, gelas danhand phone. Dan ketika jatuh tempo deposito, nasabah dijanjikan dapat mengambil uangnya secara utuh ke BRI Syariah melalui pelaku.

“Untuk meyakinkan para korbannya, pelaku memberikan bukti berupa Sertifikat Deposito Investasi, atas nama BRI Syariah. ‘SYARIAH logo Simpanan FAEDAH’. Rata-rata para korban menyerahkan uang antara Rp 5.000.000 – Rp 50.000.000 kepada pelaku,” ujar Kapolres Malang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara total kerugian yang dialami 67 korban kurang lebih sebesar Rp.1.326.000.000. Diketahui bahwa selain korban yang ada di Kabupaten Malang, ada juga korban – korban lain yang berdomisili di Kota Malang. (fik)