MEMOX.CO.ID – Tim dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI memberikan pembekalan terhadap 60 guru dan tenaga kependidikan (GTK) MAN 2 Kota Malang dalam rangka persiapan penilaian pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP), Kamis (17/09/26).
Bertempat di ruang Auditorium Lantai 4 menjadi tempat pemantapan layanan publik melalui kegiatan pendampingan persiapan Penilaian Pelaksanaan PEKPPP.
Dipandu pewara Nadya Amri Fauzie, M.Pd., kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Pendampingan tersebut menjadi ruang bagi madrasah untuk memeriksa kembali kesiapan berbagai aspek pelayanan publik sekaligus menyelaraskan pelaksanaan program dengan indikator penilaian yang telah ditetapkan.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menuturkan bahwa pendampingan menjadi momentum penting bagi madrasah untuk memperkuat pemahaman sekaligus memantapkan berbagai persiapan yang telah dilakukan.
Sekaligus juga menambah pengetahuan sekaligus pemantapan yang akan dilakukan secara bersama-sama termasuk melaporkan kegiatan kita dalam pendampingan ini.
Semoga yang bisa kita peroleh adalah upgrading informasi, karena beliau merupakan bagian penting dalam pelayanan publik yang perlu kita ikuti dengan baik. Semoga kegiatan ini bermanfaat,” tuturnya.
Ketua Tim Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH) pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kemenag RI, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Si., menjelaskan bahwa kehadiran tim Ditjen Pendis merupakan bagian dari upaya sosialisasi dan pendampingan bagi satuan kerja dalam pelaksanaan program Zona Integritas
Kehadiran kita di sini untuk sosialisasi bagi satker karena ini merupakan program dari Zona Integritas. Kita juga melihat sejauh apa yang telah diraih MAN 2 Kota Malang dalam pelaksanaan Zona Integritasnya.
Semakin maksimal pelaksanaannya, tentu akan semakin baik pelayanannya, karena madrasah ini sudah berjalan sedemikian jauh,” jelasnya.
Selain itu, madrasah diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna layanan.
Pendampingan PEKPPP menjadi bagian dari perjalanan MAN 2 Kota Malang dalam memperkuat budaya pelayanan publik.
Dari ruang Auditorium Laboratorium Sains, seluruh unsur madrasah kembali memantapkan langkah untuk menghadirkan pelayanan yang semakin transparan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (fik/man2)






