Aplikasi Penjualan Barang Bekas Sambil Beramal
Kota Malang,Memox.co.id – Malang siap luncurkan aplikasi Shobabe (Shodaqoh Barang Bekas).Aplikasi penjualan berbasis shodaqoh ini akan menjual berbagai barang bekas yang layak jual dan pakai,untuk disumbangkan kepada masyarakat kurang mampu, Minggu (21/06/2020).
Peluncuran aplikasi Shobabe tersebut bertepatan pada launching pembangunan kantor sekretariat Baitul Mal Ahad Pon di Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing dihadiri Muspika Kecamatan Blimbing Kota Malang dan Ade Herawanto.
Selaku pembina Shobabe dan Baitul Mal Ahad Pon (BMAP),Frontman d’Kross community , Ade Herawanto menuturkan, semua kegiatan yang bermanfaat bagi Bumi Arema pasti akan kami dukung mewakili lintas Komunitas d’Kross.
“Selama ini kami selalu mendukung beragam kegiatan di Bhumi Arema, seperti tinju, mural graffity, ekstreem sport, kegiatan sosial budaya san keagamaan dan lainnya.Meski hanya bertaraf lokal di Bhumi Arema , sesuai prinsip dkross – aremania “think globally, Act locally,” jelasnya.
Dikatakan juga olehnya, kegiatan yang merupakan inovasi dari BMAP ini sebenarnya bermula dari pengajian rutin dan istighotsah yang diadakan Minggu Pon, di Kelurahan Pandanwangi yang berpusat eks lokalisasi Kalisari yang legendaris sebagai pusat pelacuran terbesar se Malang Raya.
“Saat ini majelis dan BMAP tersebut akan dikembangkan supaya lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan Insha Allah bagi Bhumi Arema tercinta, seperti santunan anak yatim piatu serta masyarakat kurang mampu yang merupakan bantuan yang berasal dari shodaqoh barang bekas itu,” ungkapnya
Pria yang juga menjabat Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Pemkot Malang Ir Ade Herawanto MT ini menambahkan, semua barang bekas yang mau dijual bisa berupa barang electronik,mainan anak anak, perabot rumah tangga nanti Shobabe menjual barang tersebut yang hasil penjualan tersebut kami shodaqohkan untuk anak yatim kaum dhuafa.
“Termasuk untuk pembangunan fasiltas tempat ibadah maupun sosial, saat ini team Shobabe sedang membangun aplikasi Shobabe berbasis shodaqoh, untuk segera dimensoskan seperti bukalapak atau shopee ,” terangnya.
Perlu diketahui lahirnya aplikasi Shobabe disampaikan Hendra Erwanto perwakilan dari Shobabe pada saat launching sekretariatnya Baitul Mal yang sudah berdiri sejak 14 bulan yang lalu.
Lebih jauh Hendra mengatakan, Baitul Mal sendiri sudah bergerak memberikan bantuan secara langsung berupa uang tunai. Sudah berjalan setahun ini. Dengan kondisi yang sekarang ini kan kita tidak bisa mengharapkan full, makanya kita dirikan Shobabe.
“Kemudian kita juga mengekspansi dari kegiatan-kegiatan donasi ini melalui Shobabe. Jadi fungsinya untuk menopang kegiatan Baitul Mal yang selama ini mendapatkan dukungan penuh dari bapak Ade Herawanto selaku pembina Shobabe dan Baitul Mal Ahad Pon,” ungkapnya.(fik)
