Mahasiswi Kedokteran Unibraw Ukir Prestasi di Negeri Jiran

International Innovation i2CreaTE 2019

Kota Malang, Memox.co.id -Delegasi Fakultas Kedokteran Unibraw (Universitas Brawijaya ) ukir prestasi terbaik dalam event International Innovation, Creativity and Technology Exhibition (i2CreaTE 2019) di Negeri Jiran Malaysia pada bulan April 2019.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM), Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan the World Invention Intellectual Property Association (WIIPA), berlangsung selama tiga hari 12-14 April 2019,bertempat di Seri Pasific Hotel,Kuala Lumpur,Malaysia.

Dalam acara ilmiah i2CreaTE 2019 yang , diikuti oleh 10 Negara dengan 200 lebih partisipan yaitu Malaysia,Indonesia,Korea,Sudan,India,Cambodia,Thailand,Vietnam,Canada, dan Taiwan.

Dalam event International ini Unibraw mengirim tiga mahasiswi terbaiknya dari fakultas kedokteran yakni Khonsaa Aadilah Hafizhoh Subagyo, Aulia Putri Fadriyana dan Anindya Novariza Arzelina.

PRESTASI:Khonsaa Aadilah Hafizhoh Subagyo , Aulia Putri Fadriyana dan Anindya Novariza Arzelina mahasiswa Unibaw yang berhasil meraih mendali emas dalalm ajang i2CreaTE 2019 di negeri Jiran Malaysia

Kepada Memox.co.id Khonsaa Aadilah Hafizhoh Subagyo sebagai ketua tim menuturkan, “Sebelumnya saya ucapkan syukur alhamdulillah atas prestasi yang telah kami raih ini. Dalam ajang Special Award dari Korea, dan Special Award dari Norton University Cambodia .

Pada event skala Internasional ini, kami mengirimkan inovasi berupa ide yang dituangkan dalam poster dan prototype produk untuk di presentasikan,”ujarnya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan,” Pada hari pertama ini para finalis langsung dijadwalkan untuk mempersiapkan keperluan karya – karya di hadapan beberapa juri Internasional.

“Persiapan yang dilakukan antara lain penempelan poster dan menghiasnya serta mempersiapkan keperluan yang dibutuhkan.

Setelah selesai mempersiapkan keperluan, peserta lalu kembali ke Penginapan masing-masing pukul 18.30 waktu setempat.

Pada hari kedua merupakan hari penjurian, dimana setiap tim / peserta mempresentasikan karya serta dilakukan sesi penjurian.

Kemudian dilanjutkan dengan exhibition yang dihadiri oleh inventor -inventor dunia. Setelah itu para delegasi diajak untuk melakukan LO time bersama dengan LO yang telah dibagi tiap timnya.

Pada hari ketiga,para peserta memiliki acara pagi yaitu Forum “Nurturing Innovation Culture Towards Community 5.0”. di dalam forum tersebut berisi tentang talkshow yang dapat memberikan wawasan serta pengalaman baru,”terangnya,Sabtu (3/05/19)

Menurutnya, “Acara tersebut sangat menginspirasi. Setelah acara talk show terdapat sambutan sambutan yang diutarakan dari direktur MyRis,perwakilan WIIPA hingga Sultan Malaysia. Dalam kesempatan ini, alhamdulilllah kami mendapat medali emas (gold award),”ucapnya sambil tersenyum. (fik).