Mahasiswa UMM Bekali Anak-anak Panti Asuhan Ulul Albab Pelatihan Daur Ulang Sampah Anorganik

PRODUK: Mahasiswa UMM Gelombang 1, Kelompok 47 tahun 2023 dengan hasil produk dari sampah plastik yang dibuat anak anak panti asuhan Ulul Albab

Giat PMM Mahasiswa UMM Gelombang 1 Kelompok 47 Tahun 2023

MEMOX.CO.ID – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Gelombang 1, Kelompok 47 tahun 2023 menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa(PMM ) dengan membekali pelatihan daur ulang sampah kepada anak anak Panti Asuhan Ulul Albab Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Jum’at (24/03/2023).

Panti Asuhan Ulul Albab yang beralamat lengkap di Perumahan Graha Punta Dewa, Jl. Raya Pakisjajar Blok E No.12, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang merupakan panti asuhan yang mayoritas dihuni anak anak yatim dan kaum dhuafa.

Tujuan kegiatan ini agar dapat membuat anak-anak panti asuhan bersemangat mengumpulkan sampah dan barang bekas yang bisa diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis,” ujar koordinator kegiatan Daffa Muhammad Allam

Bersama keempat anggotanya yakni Mangesti Indah, Arief Rachmat, Novia Sahur, dan Nur Alia serta dosen pembimbing Lapangan/DPL yaitu Ibu Chalimatuz Sa’diyah, S.E.,MM . Kegiatan ini diikuti kurang lebih 20 peserta yang berkisaran antara 7-16 tahun.

ANTUSIAS: Puluhan anak panti asuhan Ulul Albab begitu antusias mengikuti pelatihan yang diberikan mahasiswa UMM

Daffa juga menerangkan, dalam kegiatan ini anak-anak dibebaskan untuk membuat kerajinan dari berbagai sampah yang bisa didaur ulang seperti botol plastik, pipet khususnya sampah anorganik. Serta merancang sendiri apa yang ingin dibuat hingga hasilnya menjadi barang-barang yang bermanfaat, kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kelompok yang beranggota 4-5 orang.

“Selain mengurangi jumlah limbah plastik khususnya yang sudah pasti merusak alam, tanah, air, dan udara. Mendaur ulang barang-barang bekas ini juga dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar karena suatu produk yang dihasilkan dari kerajinan tangan ini memiliki nilai seni dan harga jual yang tinggi,” jelasnya.

Pelatihan keterampilan daur ulang sampah ini mendapat apresiasi dari Saudari Kitty selaku pengurus Panti Asuhan Ulul Albab dirinya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa UMM kelompok 47 telah memberikan pelatihan wirausaha kepada anak-anak agar mereka dapat tertarik untuk berwirausaha dengan produksi sendiri.

“Untuk memulai bisnis daur ulang barang bekas ini, tidak perlu memerlukan modal yang utamanya tetapi kreatifitas yang tinggi ini lah yang akan menentukan keberhasilan kedepannya, serta dalam melakukan penjualan juga mudah untuk dilakukan secara online ataupun offline,” ucapnya.

Dikatakan juga olehnya, pelatihan kewirausahaan sejak dini sangat diperlukan agar anak-anak memiliki pandangan yang luas mengenai wirausaha, serta mengembangkan ide kreatif dan memberikan keterampilan untuk menghasilkan produk kreatif agar ketika terjun di dunia usaha mereka dapat bersaing baik secara lokal, nasional, dan dunia,” ungkapnya. (*)